BKKBN Sulut Soroti Peran Ayah Cegah Fenomena Fatherless

  • 29 Jun 2026 14:12 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Pembangunan keluarga berkualitas di Sulawesi Utara terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada tiga bidang utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan ketahanan mental.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, Jeanny Yola Winokan, usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Senin, 29 Juni 2026.

Pada sektor kesehatan, BKKBN aktif menggandeng Dinas Kesehatan, puskesmas, hingga Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mengawal keluarga yang masuk kategori berisiko stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, Jeanny Yola Winokan, saat diwawancara usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Senin, 29 Juni 2026. (Foto: RRI/ Noni).

"Kami berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dan Tim Pendamping Keluarga untuk memberikan pendampingan kepada keluarga, khususnya yang berisiko stunting," ujar Jeanny.

Sementara di bidang pendidikan, program diarahkan pada pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta Sekolah Siaga Kependudukan. Langkah ini diambil untuk memperkuat karakter generasi muda sejak dini.

Selain fisik dan akademik, dr. Jeanny menilai ketahanan mental anak menjadi benteng penting dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, jika anak sehat secara fisik tetapi mentalnya rapuh, hal itu akan memicu masalah baru di kemudian hari.

Momentum Harganas ke-33 tahun ini juga dimanfaatkan BKKBN Sulut untuk menyoroti fenomena fatherless. Meski belum ada penelitian spesifik di tingkat regional, gejala absennya keterlibatan emosional ayah dalam pengasuhan mulai menjadi perhatian serius.

"Jangan sampai ayah hadir secara fisik, tetapi secara emosional tidak hadir dalam kehidupan keluarga," katanya menegaskan.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak sepenuhnya mengalihkan tanggung jawab pengasuhan anak kepada kakek atau nenek. Guna mengantisipasi hal ini, BKKBN Sulut berkomitmen meningkatkan kapasitas pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR) di daerah.

Di akhir pernyataannya, Jeanny mengajak para kepala rumah tangga di Sulawesi Utara untuk lebih aktif meluangkan waktu bagi anak.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠"Mari ayah-ayah di Sulawesi Utara ikut peduli, memberikan perhatian dan kasih sayang agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berkualitas," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....