Dharma Daycare Jateng Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Pengasuhan Anak

  • 29 Jun 2026 15:51 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, berharap Dharma Daycare milik Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jawa Tengah dapat menjadi percontohan layanan penitipan anak yang mengedepankan aspek pengasuhan, kesehatan, dan tumbuh kembang anak. Salah satu upaya yang didorong adalah pelibatan tenaga profesional, mulai dari dokter hingga psikolog.

Harapan tersebut disampaikan Sumarno saat meluncurkan Dharma Daycare di Jalan Menteri Supeno 2 B, Kota Semarang, Senin, 29 Juni 2026. Kehadiran fasilitas ini ditujukan untuk membantu keluarga, khususnya pasangan suami istri yang sama-sama bekerja dan membutuhkan layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas.

Menurut Sumarno, daycare tidak sekadar menjadi tempat penitipan anak, tetapi juga harus mampu mendukung proses pendidikan dan perkembangan anak secara menyeluruh. Karena itu, seluruh unsur pendukung pengasuhan perlu dipenuhi agar kualitas layanan benar-benar terjaga.

"Kami sangat berharap pada Dharma Daycare ini. Semua unsur harus terpenuhi, sehingga percontohan untuk daycare yang lain," katanya.

Dharma Daycare hadir dengan berbagai fasilitas yang dirancang sesuai kebutuhan anak. Mulai dari alat peraga edukatif, kamar mandi dan wastafel ramah anak, hingga ruang khusus bayi yang disiapkan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan.

Selain fasilitas fisik, pengelola juga menggandeng dokter gigi dan dokter spesialis anak untuk memantau kondisi kesehatan anak-anak yang dititipkan. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Sumarno karena dinilai mendukung pendidikan, pola pengasuhan, serta tumbuh kembang anak secara optimal.

Ketua DWP Jawa Tengah, Indah Sumarno menjelaskan, layanan penitipan anak sebenarnya pernah dirintis di lokasi yang sama. Namun, operasionalnya sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 sebelum akhirnya kembali dihidupkan dengan konsep dan identitas baru.

"Alhamdulillah di tahun ini kita kembali bisa menghidupkan daycare dengan nama yang baru, dan suasana baru. Dharma Daycare adalah nama yang kita pilih sesuai dengan pengelola yaitu Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.

Melalui Dharma Daycare, DWP Jawa Tengah ingin memberikan solusi bagi keluarga muda yang membutuhkan tempat pengasuhan anak yang terpercaya. Selain mendapatkan pendampingan selama orang tua bekerja, anak-anak juga memperoleh berbagai kegiatan edukatif yang menunjang perkembangan karakter dan kemampuan motorik.

Indah mengatakan, program pembelajaran yang diberikan mencakup pendidikan akhlak, pelatihan motorik halus, serta motorik kasar, sehingga anak-anak tetap memperoleh stimulasi yang baik selama berada di lingkungan daycare. "Orang tua yang menitipkan merasa tenang dan bisa bekerja dengan maksimal, tidak ada kekhawatiran, dan anak-anak juga dapat teredukasi dengan baik," ucapnya.

Ke depan, Dharma Daycare juga akan melibatkan psikolog untuk memantau perkembangan anak secara lebih komprehensif. “Jadi, ketika misalnya ada permasalahan, nanti kita bantu untuk mencari permasalahannya ada di mana, sehingga bisa teratasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak sejak dini," ujarnya.

Selain mengedepankan kualitas layanan, Dharma Daycare juga membawa misi sosial dengan biaya yang relatif terjangkau. Untuk layanan full day, orang tua cukup membayar Rp1 juta per bulan yang sudah mencakup makan siang dan camilan sore bagi anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....