Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026

  • 12 Jun 2026 12:54 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Tengah akan menggelar Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026. Kompetisi yang mempertandingkan gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) kategori beregu 5 vs 5 ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian talenta muda berbakat di bidang olahraga elektronik (e-sport).

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan turnamen tersebut merupakan upaya Polda Jateng untuk memberikan ruang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakat di dunia digital yang semakin berkembang. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki banyak potensi atlet muda e-sport yang perlu mendapatkan wadah kompetisi yang sehat dan terarah.

"Kami melihat di Jawa Tengah terdapat potensi luar biasa dari generasi muda di bidang e-sport. Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, kami ingin menjaring talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah agar minat dan bakat mereka dapat berkembang menjadi prestasi yang positif dan membanggakan," ujar Artanto di Mapolda Jateng, Jumat, 12 Juni 2026.

Turnamen tersebut dijadwalkan dibuka langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe Convention Hall, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini juga direncanakan dihadiri Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir.

Berbeda dari kompetisi e-sport pada umumnya, Kapolda Jateng Cup 2026 menerapkan sistem seleksi berjenjang. Seluruh peserta yang berlaga merupakan tim-tim terbaik hasil kompetisi tingkat kabupaten yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh masing-masing Polres jajaran Polda Jateng.

Setiap Polres akan mengirimkan dua tim terbaik, yakni satu tim kategori umum dan satu tim kategori pelajar. Dengan sistem tersebut, kompetisi di tingkat provinsi diperkirakan berlangsung ketat karena mempertemukan para juara dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

"Atmosfer pertandingan tentu akan sangat kompetiti. Yang bertanding adalah para jawara dari tingkat kabupaten yang telah melalui proses seleksi sebelumnya," kata Artanto.

Pendaftaran peserta dibuka secara daring mulai 11 hingga 15 Juni 2026 dan dikelola oleh masing-masing Polres sebagai manajer tim. Selanjutnya, seluruh tim dan pelatih akan mengikuti technical meeting pada 19 Juni 2026 sebelum pertandingan berlangsung.

Selain memperebutkan total hadiah sebesar Rp200 juta untuk juara 1, 2, 3 dan penghargaan Most Valuable Player (MVP), kegiatan ini juga dikemas sebagai festival kreativitas anak muda. Sejumlah agenda pendukung turut disiapkan, antara lain Cosplay & Coswalk Competition, penampilan musik dari Soulgroove Band, sesi meet and greet bersama atlet e-sport internasional, hingga edukasi literasi keuangan yang didukung oleh IPOT.

Artanto menegaskan, pembinaan terhadap atlet muda tidak akan berhenti setelah turnamen selesai. Polda Jateng berkomitmen melakukan pemetaan dan pendampingan terhadap talenta-talenta potensial melalui satuan kerja di masing-masing wilayah.

"Para atlet muda ini akan terus dipetaka. Dibina agar menjadi bagian dari jaringan pemuda yang positif, kreatif, produktif, dan memiliki semangat cinta tanah air," ujarnya.

Melalui turnamen ini, Polda Jateng berharap dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional. "Semangat sportivitas dan kreativitas yang ditunjukkan para peserta menjadi bagian penting dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80," ujar Artanto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....