BMKG Prediksi Jakarta Cerah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Sore Ini

  • 29 Jun 2026 08:50 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan pada Senin, 29 Juni 2026. Meski demikian, hujan lokal masih berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah selatan Jakarta dan daerah penyangga.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, Habiburahman, mengatakan suhu udara di Jakarta diperkirakan berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celsius. Kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari dinilai masih relatif kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

"Secara umum cuaca di Jakarta masih cerah berawan hingga berawan pada pagi hari hingga siang, sedangkan sore hingga malam hujan lokal masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah selatan Jakarta dan sekitarnya," ujar Habiburahman.

Ia menjelaskan potensi hujan lokal diperkirakan terjadi di sebagian Kabupaten Bogor, Kota Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di wilayah tersebut diimbau menyiapkan perlengkapan menghadapi perubahan cuaca.

Selain kondisi cuaca di daratan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga memprakirakan perairan di sekitar Jakarta masih relatif aman untuk aktivitas pelayaran dan penyeberangan. Tinggi gelombang di Selat Sunda diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2 meter, sedangkan perairan selatan Banten perlu diwaspadai karena gelombang dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Pada sektor penerbangan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian utara dan tengah, Kalimantan bagian barat dan tengah, Sulawesi bagian tengah dan utara, Maluku Utara, serta Papua Pegunungan sehingga berpotensi memengaruhi kelancaran penerbangan.

Habiburahman menjelaskan hujan dengan intensitas cukup deras yang terjadi di Jakarta pada pekan sebelumnya dipicu oleh dinamika atmosfer berskala regional. Meskipun Indonesia telah memasuki musim kemarau, potensi hujan lokal masih dapat muncul dalam dua hari ke depan karena kondisi atmosfer masih terus dipantau.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dan terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika," ucap Habiburahman. Ia menambahkan masyarakat dapat memperoleh informasi cuaca terkini melalui situs resmi maupun aplikasi Info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebagai langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....