Wabup Sumba Barat Buka Pekan Iman Anak Remaja Tingkat Klasis

  • 28 Jun 2026 21:34 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, secara resmi membuka Pekan Iman Anak-Remaja (PIA PIR) se-Klasis Waikabubak di Jemaat Puunaga, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti tujuh jemaat dari Klasis Waikabubak dan turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (PKO).

Ketua Badan Pelaksana Majelis Klasis (BPMK), Pdt. Eni Bora, menjelaskan bahwa PIA PIR merupakan agenda dua tahunan yang untuk pertama kalinya digelar dalam format pekan anak dan remaja selama dua hari di Klasis Waikabubak. Tujuh jemaat peserta terdiri atas GKS Waikabubak, Kalembukuni, Puuweri, Dokaka, Puunaga, Pogobina, dan Manuawawi dengan mengusung tema “Anak-anakku, Tinggallah dalam Yesus.”

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada para pendeta, vicaris, guru Sekolah Minggu, dan seluruh pendamping yang selama ini membina pertumbuhan iman anak-anak. Ia menegaskan bahwa PIA PIR bukan sekadar ajang berkumpul dan bermain, tetapi menjadi ruang pembelajaran firman Tuhan sekaligus pembentukan karakter generasi muda.

Thimo Ragga juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orangtua, dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, keindahan alam Sumba harus diimbangi dengan lahirnya generasi yang berakhlak baik, beretika, dan bermartabat. Karena itu, ia mengajak para orangtua menghentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman keras agar dapat menjadi teladan yang positif bagi anak-anak.

Selain itu, Wakil Bupati mengapresiasi dukungan Gereja Kristen Sumba (GKS) beserta seluruh pelayan dan tokoh jemaat yang terus mendoakan pemerintah daerah. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan sosial, termasuk dampak modernisasi dan perkembangan media digital terhadap perilaku anak dan remaja.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, lanjutnya, berkomitmen mendukung peningkatan kualitas hidup dan perlindungan anak melalui kerja sama dengan gereja serta berbagai pihak. Ia berharap PIA PIR 2026 menjadi wadah pembinaan iman, pengembangan bakat, penguatan persaudaraan, sekaligus melahirkan generasi muda yang kreatif, santun, bertanggung jawab, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai rohani, moral, dan kearifan lokal Sumba. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....