Seluas 15 Hektar Tanam Rambutan di Desa Cikaum Timur Subang, Ludes di Serang Ulat
- 28 Jun 2026 14:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Serangan hama ulat melanda sekitar 15 hektar perkebunan rambutan, milik warga di Desa Cikaum Timur Kecamatan Cikaum Kabupaten Subang. Dalam hitungan semalam, satu pohon rambutan dapat kehilangan seluruh daunnya, akibat dimakan hama tersebut.
“Hama ini menyerang daun sehingga dalam satu malam satu pohon bisa habis daunnya,” ungkap Agus salah seorang petani rambutan kepada wartawan di Subang, Minggu 28 Juni 2026.
Kondisi ini membuat para petani cemas, karena daun merupakan penentu pertumbuhan dan kualitas buah pada musim panen mendatang. Jika serangan tidak segera dikendalikan, potensi kerugian ekonomi yang dialami warga, akan semakin besar.
“Kami khawatir hasil panen tahun depan turun drastis. Satu pohon saja habis daunnya, apalagi 15 hektare,” tandasnya.
Merespoksi laporan warga, BPBD Kabupaten Subang bersama Dinas Pertanian, Pemerintah Kecamatan Cikaum, dan Pemerintah Desa Cikaum Timur langsung terjun ke lokasi. Tim gabungan kata Sekretaris BPBD Kabupaten Subang, Muhammad A. Sudrajat,
melakukan penyemprotan secara serentak, untuk menekan populasi ulat dan mencegah penyebaran ke lahan lain.
“Kami mengirimkan personel, untuk melaksanakan penyemprotan di lokasi perkebunan yang terserang,” jelas Muhammad A. Sudrajat di lokasi kejadian.
Selain penyemprotan, pemerintah mengimbau petani, agar terus memantau kondisi tanaman, dan segera melapor bila menemukan gejala serangan baru. Koordinasi cepat antara petani dan instansi teknis, diharapkan dapat menyelamatkan sisa tanaman, serta menjaga keberlangsungan mata pencaharian warga.
“Kunci penanganan adalah, kecepatan dan kerja sama. Kami minta petani tidak menunggu sampai hama menyebar,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....