Bupati Lantik "Pasukan Merah" Tangani Sampah di Aceh Barat
- 27 Jun 2026 12:17 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membentuk Pasukan Merah. Yakni tim khusus yang akan bertugas menangani persoalan kebersihan dan sampah di wilayah tersebut.
Pembentukan pasukan itu ditandai prosesi pelantikan oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, dalam kegiatan Talk Show dan Plogging Warrior bertajuk "Aksi Bakti untuk Bumi" yang diselenggarakan PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL), anak perusahaan PT Media Djaya Bersama (MDB), di kawasan wisata Batu Putih, Sabtu 27 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tarmizi menegaskan persoalan sampah di Aceh Barat sudah menjadi isu serius yang membutuhkan penanganan khusus.
"Kami terpaksa hadir hari ini di tengah kesibukan karena ini penting. Sampah masih menjadi masalah yang harus kita selesaikan bersama," kata Tarmizi.

Menurutnya, Kecamatan Johan Pahlawan menjadi salah satu wilayah dengan volume sampah yang cukup tinggi. Ia menyebut kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai dan laut telah berlangsung sejak lama sehingga berdampak terhadap kondisi lingkungan.
"Di Aceh Barat, khususnya Kecamatan Johan Pahlawan, persoalan sampah luar biasa. Dari dulu masyarakat membuang sampah ke laut dan sungai. Sementara di saat yang sama persoalan lingkungan juga menjadi perhatian Presiden," ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus menjalankan gerakan kebersihan setiap Jumat sesuai arahan Menteri Dalam Negeri melalui kegiatan bersepeda dan berjalan kaki sambil membersihkan lingkungan.
Tarmizi juga mengungkapkan pemerintah telah menempatkan tim khusus di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menangani saluran drainase serta titik-titik yang sulit dijangkau petugas kebersihan.
Lebih lanjut, ia mengumumkan pembentukan Pasukan Merah, yang akan menjadi tim khusus kebersihan daerah, terinspirasi dari keberadaan Pasukan Oranye di DKI Jakarta.
"Kalau di DKI Jakarta ada Pasukan Oranye, di Aceh Barat kita bentuk Pasukan Merah. Saat ini regulasi dan skema insentifnya sedang kami susun," katanya.

Tarmizi menjelaskan, kehadiran Pandawara Group dalam kegiatan tersebut turut menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan kebersihan melalui pembentukan pasukan khusus.
Ia menyebut personel Pasukan Merah nantinya akan direkrut secara khusus dan direncanakan mengikuti pelatihan kedisiplinan bersama TNI sebelum mulai bertugas.
"Karena hari ini ada Pandawara yang hadir dari Jawa Barat, kami berharap Pasukan Merah yang nanti direkrut dan dilatih, termasuk direncanakan mendapat pelatihan bersama militer, dapat menjadi garda terdepan menjaga kebersihan Aceh Barat," ujarnya.
Menurut Tarmizi, peluncuran yang dilakukan pada kegiatan tersebut masih bersifat perkenalan. Pemerintah daerah saat ini masih menyelesaikan regulasi, termasuk penyusunan besaran insentif yang disebut akan lebih baik dibanding tenaga kebersihan yang ada saat ini.
Program Pasukan Merah diharapkan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam memperkuat pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....