Gandeng Komdigi, Pemkot Cirebon Edukasi Literasi Digital Warga lewat PP TUNAS
- 27 Jun 2026 11:22 WIB
- Cirebon
RRI.co.id, Cirebon – Kegiatan Pelatihan Literasi Digital Masyarakat Umum dan Anak bertajuk Digital Parenting Talk: Kenali PP TUNAS (Tunggu Anak Siap), Lindungi Anak di Dunia Digital resmi dibuka di Ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon, Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari unsur guru, orang tua, anggota TP PKK, Dharma Wanita, organisasi perempuan, komunitas literasi digital, serta masyarakat umum sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan anak di era digital.
Kegiatan hasil kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Pemerintah Kota Cirebon itu menghadirkan Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Kota Cirebon Noviyanti Edo dan Kepala Puslitbang BPSDM Komdigi Rizki Ameliah sebagai keynote speaker. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Cirebon dr. Walyanah, Kepala DP3APPKB Kota Cirebon Buntoro Tirto, Ketua Relawan TIK Indonesia Hani Purnawanti, serta Program & Community Manager ICT Watch Defira NC.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Kota Cirebon, Noviyanti Edo, yang menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan literasi digital tersebut. Menurutnya, besarnya partisipasi masyarakat menunjukkan kepedulian bersama terhadap upaya melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital.
"Kegiatan ini bagi saya sangat penting sekali, karena saya sebagai Ketua TP PKK begitu fokus dan peduli untuk Kota Layak Anak. Saya tidak mau anak-anak di Kota Cirebon ini hanyut dengan digitalnya," ujar Noviyanti.
Ia mengatakan perkembangan teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan anak sehari-hari sehingga diperlukan peran aktif keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam memberikan pendampingan. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan baru mengenai cara melindungi anak saat menggunakan internet dan media sosial.
"Mudah-mudahan dengan acara ini bisa membantu kita bagaimana cara pengendalian anak-anak di Kota Cirebon ini terhindar dari negatifnya digital," kata Noviyanti.
Menurutnya, komitmen menjadikan Kota Cirebon sebagai Kota Layak Anak juga harus diwujudkan melalui perlindungan anak di lingkungan digital, bukan hanya pada aspek pendidikan, kesehatan, maupun lingkungan fisik. Karena itu, literasi digital menjadi salah satu langkah penting agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.
"Kita tetap tegak lurus bagaimana caranya Kota Cirebon menjadi Kota Layak Anak. Layak anak itu tidak hanya bagaimana kita melihat tumbuh kembang anak, tetapi bagaimana anak-anak ada di lingkungan digital," ucap Noviyanti.
Usai sambutan, Noviyanti secara resmi membuka rangkaian kegiatan Digital Parenting Talk: Perlindungan Anak di Ruang Digital melalui PP TUNAS yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh narasumber, tamu undangan, dan peserta sebelum memasuki penyampaian materi. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembahasan mengenai implementasi PP TUNAS, tantangan penggunaan internet pada anak, ancaman seperti cyber bullying dan cyber child grooming, hingga strategi pendampingan orang tua agar anak mampu memanfaatkan ruang digital secara bijak dan aman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....