IPOT Dorong Literasi Finansial Generasi Muda di Komunitas eSports

  • 26 Jun 2026 16:31 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Ribuan peserta dan pengunjung memadati De Tjolomadoe Convention Hall, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dalam gelaran Kapolda Jateng Cup 2026, turnamen eSports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang digelar akhir pekan lalu.

Turnamen beregu 5 vs 5 itu menjadi ajang seleksi menuju eSports Kapolri Cup 2026 dengan sistem seleksi berjenjang yang dimulai dari tingkat Polres.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, secara resmi membuka turnamen tersebut dan menegaskan bahwa kompetisi eSports dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk membangun mental juara, sportivitas, dan kemampuan kerja sama tim.

“Kapolda Jateng Cup eSports Competition 2026 merupakan wujud komitmen Polda Jawa Tengah untuk hadir dekat dengan anak muda, khususnya generasi digital, melalui ruang yang positif, kreatif, dan kompetitif,” kata Ribut dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2027

Menurutnya, eSports bukan sekadar permainan, tetapi juga sarana membangun disiplin, strategi, mental juang, hingga karakter generasi muda di era digital.

“Melalui kegiatan ini, Polda Jateng ingin mengajak para pelajar dan komunitas eSports untuk menjadi bagian dari gerakan kamtibmas modern, yaitu menggunakan teknologi secara bijak, menjauhi perilaku negatif di ruang digital, serta ikut menjaga persatuan dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Kapolda Jateng Cup 2026 dapat melahirkan talenta-talenta muda berprestasi yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki etika dan kepedulian sosial.

Turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp200 juta serta penghargaan Most Valuable Player (MVP) itu juga diramaikan dengan program literasi keuangan bertajuk “Generasi Jateng Cerdas Rupiah” yang digelar PT Indo Premier Sekuritas (IPOT).

Program tersebut menyasar komunitas eSports dan generasi muda dengan memanfaatkan momentum festival digital untuk meningkatkan pemahaman finansial anak muda.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan, komunitas eSports memiliki karakter yang dinilai relevan dengan dunia investasi, seperti kemampuan membaca data, disiplin, dan pengambilan keputusan cepat.

“Kami percaya komunitas eSports memiliki kemampuan membaca data, disiplin, dan mengambil keputusan cepat. Karakter inilah yang juga dibutuhkan dalam investasi,” kata Moleonoto.

Ia menyoroti masih adanya kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan generasi muda di Indonesia.

Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025, tingkat inklusi keuangan kelompok usia 18–25 tahun mencapai 89,96 persen, sementara literasi finansial baru berada di angka 73,22 persen.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih banyak anak muda yang mulai berinvestasi tanpa memahami risiko secara menyeluruh.

Dalam kesempatan itu, IPOT juga memperkenalkan teknologi investasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), seperti fitur LADI dan AI Real-Time Cockpit yang dapat digunakan investor ritel muda.

Moleonoto menegaskan, pihaknya ingin mengubah peran platform investasi tidak hanya sebagai layanan transaksi, tetapi juga pusat edukasi finansial berbasis teknologi.

“Melalui edukasi dan teknologi AI, kami ingin membantu generasi muda mengubah kemampuan digital mereka menjadi fondasi untuk membangun masa depan finansial yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Brigita Kinari, turut memberikan edukasi bertajuk “Rahasia Menjadi Pro Player Finansial di Era AI” kepada para pengunjung.

Menurut Brigita, kemampuan membaca situasi dan strategi dalam permainan Mobile Legends memiliki kemiripan dengan cara mengelola keuangan dan investasi di dunia nyata.

“Di era AI, yang tertinggal bukan orang yang tidak punya uang, tetapi orang yang tidak tahu cara mengelola uangnya,” kata Brigita.

Ia menilai teknologi kecerdasan buatan seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan bermain game, tetapi juga membantu generasi muda menjadi lebih cerdas dalam mengelola masa depan finansial mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....