Pemkot Surabaya Siapkan Buku Bung Karno Jadi Materi Sejarah SD dan SMP

  • 25 Jun 2026 19:37 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemkot Surabaya berencana menjadikan buku "Bung Karno: Aku Arek Suroboyo" materi pembelajaran. Langkah itu memperkuat pemahaman sejarah dan menanamkan nilai perjuangan Bung Karno.

Hal itu disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi saat peluncuran buku di Balai Budaya Balai Pemuda Surabaya. Pemkot akan menyebarkan buku secara masif ke sekolah SD dan SMP Kota Pahlawan.

"Dengan segala kerendahan hati saya, kita akan masifkan penyebaran buku ini di Kota Surabaya. Saya juga menugaskan Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan, ada 1 sampai 2 jam mata pelajaran wajib," ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.

Menurut dia, buku tersebut diharapkan menjadi sarana pelajar memahami sejarah perjuangan Bung Karno. "Dari buku ini yang saya harapkan adalah seluruh arek Suroboyo mewarisi api perjuangan beliau," ucapnya.

Maka dari itu, buku akan menjadi bagian dari materi wajib yang dipelajari siswa SD dan SMP. "Nanti buku akan kami masukkan menjadi kurikulum wajib yang harus diikuti seluruh sekolah SD dan SMP," katanya.

Ia menilai pemahaman sejarah penting agar generasi muda tidak kehilangan arah berbangsa dan bernegara. Materi tentang Bung Karno akan diperkuat melalui pembelajaran sejarah maupun kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

"Jadi kita akan tambahkan dalam ekstrakurikuler atau dalam pembelajaran sejarah," tuturnya. "Kita akan ceritakan terkait Soekarno, sehingga anak-anak sejak awal pemikirannya tidak dikotori pemikiran lain," jelasnya.

Menurutnya, siswa perlu memahami utuh perjalanan hidup dan perjuangan Bung Karno. "Karena itu ada pesan jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kalau sudah melupakan sejarah, maka kota itu akan kehilangan arah," tegasnya. Ia menyebut Surabaya tempat lahirnya proklamator sehingga semangatnya harus diteruskan.

"Yang saya ingin sampaikan adalah Surabaya ini tempat lahirnya proklamator," katanya. "Maka semangatnya Surabaya dan darahnya orang Surabaya harus sama meneruskan api perjuangan beliau," tambahnya.

Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno menilai buku jadi sarana memahami sejarah Bung Karno. "Buku ini menjadi salah satu jalan generasi muda merasakan perjalanan sejarah Bung Karno," kata Puti.

Ia menjelaskan, penyusunan buku didasarkan riset akademis dari arsip dalam dan luar negeri. "Ini juga didasari atas riset, karena yang membuat salah satunya juga akademisi," ujarnya.

Menurut Puti, buku itu dapat menjadi referensi komprehensif memahami keterkaitan Bung Karno dengan Surabaya. "Dari sisi akademisi, buku ini bisa juga menjadi satu referensi yang cukup komprehensif," katanya.

Guru Besar Sejarah Unair Prof Purnawan Basundoro menilai buku relevan bagi pelajar Surabaya. "Karena buku ini memang hanya menceritakan hubungan Bung Karno dengan Kota Surabaya mulai lahir sampai meninggal," ujarnya.

Meski demikian, Prof Basundoro mendukung rencana buku jadi bacaan wajib bagi pelajar Surabaya. "Buku ini nanti bisa menjadi bacaan wajib agar anak-anak tahu Soekarno lahir di Surabaya," pungkasnya.

Sebagai informasi, buku ditulis Purnawan Basundoro, Samidi, Yayan Indrayana, dan Kukuh Yudha Karnanta. E-book buku tersebut dapat diunduh melalui link bit.ly/BukuBungKarnoAkuArekSuroboyo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....