KAI Hadirkan Rail Library, Siswa Belajar dan Mengenal Dunia Perkeretaapian
- 25 Jun 2026 17:20 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Subang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan Rail Library sebagai sarana edukasi bagi siswa sekolah dalam kegiatan bakti sosial Rail Clinic di Cipunegara, Kabupaten Subang, Rabu 24 Juni 2026. Program tersebut mengajak siswa SDN 1 Cipunegara dan SMPN 1 Cipunegara belajar langsung di dalam kereta perpustakaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI yang digelar bersamaan dengan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar jalur kereta api. Rail Library merupakan fasilitas yang tidak terpisahkan dari rangkaian Rail Clinic.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan Rail Library dirancang sebagai ruang belajar bergerak yang menyediakan berbagai fasilitas pendidikan bagi para pelajar. Kereta tersebut dilengkapi rak buku, ruang baca, komputer e-library, ruang audio visual, hingga ruang diskusi.
“Rail Library terdiri dari dua unit kereta yang dilengkapi fasilitas rak-rak buku bacaan, ruang baca, layanan e-library, ruang audio visual, hingga ruang edukasi yang dapat dimanfaatkan siswa untuk belajar,” katanya dikutip dari rilis PT KAI Daop 3 Cirebon.
Menurutnya, kegiatan ini juga melibatkan komunitas pecinta kereta api yang membantu mendampingi para siswa selama mengikuti pembelajaran di dalam kereta. Sebanyak 20 anggota komunitas Railfans dari wilayah Daop 3 Cirebon turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Ditambah lagi dengan empat tenaga Rail Library dan dibantu 20 anggota komunitas pecinta kereta api yang ada di wilayah Daop 3 Cirebon, KAI mengajak siswa-siswi SDN 1 Cipunegara dan SMPN 1 Cipunegara belajar di dalamnya,” ujarnya.
Selain membaca dan mengenal fasilitas perpustakaan modern, para siswa mendapatkan edukasi mengenai berbagai profesi yang ada di lingkungan KAI. Mereka juga diperkenalkan dengan aplikasi Access by KAI sebagai layanan digital untuk mendukung kebutuhan perjalanan menggunakan kereta api.
KAI berharap pengenalan teknologi dan layanan digital tersebut dapat meningkatkan literasi transportasi sejak usia dini. Dengan demikian, generasi muda dapat lebih memahami perkembangan layanan perkeretaapian nasional.
Ia menegaskan kehadiran Rail Library tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, KAI ingin mendekatkan dunia perkeretaapian kepada masyarakat.
“Kehadiran Rail Library diharapkan bisa menjadi sarana untuk meningkatkan minat baca dan mencerdaskan anak-anak bangsa. Kami berharap masyarakat semakin mencintai transportasi kereta api,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....