Sensus Ekonomi 2026, BPS Kota Cirebon Sasar 46 Ribu Unit Usaha

  • 24 Jun 2026 18:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon menerjunkan 232 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai Juni hingga akhir Agustus 2026. Pendataan tersebut menyasar sekitar 46 ribu unit usaha yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cirebon.

Kepala BPS Kota Cirebon Samiran mengatakan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mendata aktivitas usaha, tetapi juga mengumpulkan berbagai data sosial ekonomi yang dibutuhkan pemerintah dalam menyusun kebijakan strategis. Data yang dihasilkan nantinya akan dimanfaatkan mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

"Sensus Ekonomi ini bukan untuk kepentingan BPS semata, melainkan untuk mendukung penyusunan kebijakan di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Data yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan informasi yang akurat," ujar Samiran pada Minggu 21 Juni 2026.

Menurutnya, pendataan akan mencakup seluruh sektor usaha yang ada di Kota Cirebon guna menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah. Hasil sensus diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan arah pembangunan dan penguatan sektor ekonomi unggulan.

Samiran mengungkapkan sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar dalam struktur usaha Kota Cirebon dengan porsi sekitar 33 persen. Sementara sektor pariwisata yang meliputi hotel dan kuliner berada di posisi berikutnya dengan kontribusi sekitar 22 persen.

"Data tersebut menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi Kota Cirebon bertumpu pada sektor perdagangan dan pariwisata. Karena itu, kami berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat menerima petugas sensus serta memberikan data yang lengkap dan benar agar menghasilkan potret ekonomi Kota Cirebon yang semakin akurat," kata Samiran.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diawali dengan pencanangan komitmen bersama dan pelepasan petugas di Balai Kota Cirebon, Minggu, 21 Juni 2026. BPS Kota Cirebon berharap dukungan masyarakat dapat memperlancar proses pendataan sehingga menghasilkan data yang valid untuk mendukung perencanaan pembangunan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....