PKW Dekranasda Cetak Wirausaha Muda dan UMKM Kreatif Aceh Barat

  • 24 Jun 2026 21:44 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat, Safrizal, membuka kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Dekranasda di Aula KPPN Meulaboh, Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu mengembangkan potensi ekonomi kreatif daerah.

Dalam sambutannya, Safrizal menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda Aceh Barat yang selama ini konsisten menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, upaya peningkatan keterampilan dan kapasitas masyarakat menjadi langkah penting dalam memperkuat perekonomian daerah.

Ia mengatakan tantangan ekonomi saat ini semakin kompleks dan dinamis seiring perkembangan teknologi, persaingan pasar, serta tuntutan terhadap produk yang lebih inovatif. Karena itu, masyarakat dituntut untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Tantangan ekonomi hari ini semakin kompleks dan dinamis, mulai dari persaingan pasar, perkembangan teknologi hingga tuntutan produk yang lebih inovatif. Kita tidak bisa hanya bergantung pada lapangan kerja yang tersedia, kita harus mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui usaha produktif berbasis potensi lokal,” kata Safrizal.

Safrizal menjelaskan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha merupakan salah satu langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing. Program tersebut tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter dan mental kewirausahaan peserta.

Menurutnya, pelatihan yang diberikan melalui PKW dapat menjadi bekal penting bagi peserta dalam mengembangkan usaha di masa mendatang. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Program PKW ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan wirausaha muda sekaligus mengembangkan potensi kerajinan daerah, termasuk sulaman benang emas, bordir, serta berbagai produk kreatif unggulan Aceh Barat lainnya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, lanjut Safrizal, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar utama penguatan ekonomi daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas SDM, pembinaan usaha, perluasan akses pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan kemitraan.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi yang diberikan dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam dunia usaha. Dengan demikian, pelatihan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan wirausaha yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu dan pengalaman dari narasumber, serta menjadikannya sebagai bekal untuk membangun usaha,” katanya.

Di akhir sambutannya, Safrizal mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan UMKM di Aceh Barat. Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat akan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....