Dikdaya :11 Sekolah di Biak Numfor Terapkan SPMB Online Tahun Ajaran 2026/2027

  • 24 Jun 2026 17:50 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kabupaten Biak Numfor memastikan sebanyak 11 satuan pendidikan akan melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara online pada Tahun Ajaran 2026/2027 mulai Kamis 25 Juni 2026. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, mengatakan, sekolah yang menerapkan sistem tersebut terdiri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Selain sekolah yang berada di wilayah Kota Biak, terdapat pula sekolah di daerah kepulauan yang ikut melaksanakan SPMB online.

"Ada 11 satuan pendidikan yang akan melaksanakan sistem penerimaan murid baru secara online. Sebelas itu terdiri dari SD, SMP, SMA dan SMK. Bahkan di Numfor ada satu, yaitu SMP Negeri 1 Numfor Timur, kemudian di Pulau Padaido juga ada SD Negeri Awai yang melakukan penerimaan secara online," ujarnya saat diwawancarai pada Rabu 24 Juni 2026.

Menurutnya, proses persiapan telah berlangsung sejak sepekan terakhir melalui pemutakhiran data calon peserta didik. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan data domisili siswa sesuai dengan ketentuan sistem penerimaan berbasis jarak tempat tinggal.

"Sebelum masuk mendaftar ke dalam sistem, data mereka harus diperbaharui dulu, terutama data pinpoint lokasi. Karena untuk sistem domisili, kita mengukur jarak dari rumah ke sekolah. Jadi dilakukan dulu pinpoint lokasinya berdasarkan kartu keluarga," katanya.

Ia menjelaskan, setelah data lokasi terverifikasi melalui sistem, calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran pada 25 hingga 26 Juni 2026. Bagi siswa yang belum melakukan pemutakhiran data, pihak sekolah akan membantu proses tersebut.

"Biasanya ketika mereka ke sekolah ada yang belum melakukan pemutakhiran data. Teman-teman guru di sekolah nanti juga akan membantu melakukan pemutakhiran data. Setelah dinyatakan resmi, mereka akan punya akun yang kemudian diverifikasi oleh sistem," ucapnya.

"Aplikasi sistem penerimaan murid baru ini sudah dimiliki oleh Dinas Pendidikan sejak dua tahun lalu dan sudah diintegrasikan dengan biakcup.go.id. Bagusnya, ini terhubung dengan sistem Dapodik di pusat sehingga semua terkoneksi," katanya.

Menurutnya, integrasi tersebut memudahkan proses perpindahan data siswa dari jenjang sebelumnya tanpa perlu dilakukan secara manual oleh operator sekolah.

Terkait kesiapan jaringan internet, pihaknya memastikan seluruh sekolah yang melaksanakan SPMB online berada dalam kondisi siap. Evaluasi kesiapan tersebut telah dilakukan melalui rapat virtual bersama sekolah-sekolah peserta.

"Kami pastikan aman. Kemarin sampai pukul 18.00 kami lakukan Zoom dengan semua sekolah yang akan melakukan SPMB online dan kami pastikan aman. Bahkan di Awai juga kami pastikan aman," katanya.

Meski demikian, ia mengakui tantangan di wilayah Numfor lebih berkaitan dengan pasokan listrik dibandingkan jaringan internet. Namun kondisi tersebut telah diantisipasi agar tidak menghambat proses pendaftaran.

Ia menambahkan, pengalaman pelaksanaan SPMB online selama dua tahun terakhir menunjukkan sistem berjalan baik dan mampu menjamin transparansi penerimaan peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku.

"Selama dua tahun terakhir setelah kita melakukan SPMB secara online, itu aman. Tidak bisa ada lagi istilah lewat jendela atau lewat apa. Semua masuk lewat sistem. Jadi anak-anak yang benar-benar ada di sekitar sekolah itu pasti diterima sesuai jalur domisili," ujar Kamaruddin mengakhiri

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....