Sensus Ekonomi 2026: Data UMKM Jadi Panduan Strategis Investor Masuk ke NTT
- 24 Jun 2026 11:31 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kehadiran investor dan perluasan ekspansi bisnis di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini membutuhkan kompas data yang akurat. Menjawab kebutuhan tersebut, hasil Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) disiapkan untuk menjadi rujukan emas yang memotret secara detail peta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari perkotaan hingga pelosok desa.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, saat menjadi narasumber dalam Obrolan Akamsi Pro 4 RRI Kupang, Selasa, 23 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa salah satu output terbesar dari sensus sepuluh tahunan ini adalah tersedianya basis data ekonomi yang bersih, detail, dan mencakup seluruh klaster usaha.
Peta ekonomi inilah yang kerap dicari oleh para pelaku usaha besar dan investor sebelum mengambil keputusan ekspansi ke suatu daerah. "Selama ini, tantangan utama investor saat melirik NTT adalah keterbatasan data yang spesifik mengenai potensi pasar dan ekosistem usaha lokal. Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita akan menyajikan potret utuh mengenai karakteristik UMKM kita," katanya.
"Data ini secara otomatis menjadi referensi yang sangat valid bagi para investor maupun pihak swasta lainnya untuk melihat peluang investasi di NTT," ucap Matamira. Menurut Matamira, pergerakan UMKM sebagai roda penggerak utama ekonomi NTT menyimpan banyak ruang pertumbuhan yang belum tergarap maksimal.
Dengan adanya data sensus yang akurat, investor luar dapat memetakan sektor mana saja yang paling potensial untuk dikembangkan atau dijadikan mitra kolaborasi.
"Investor bisa melihat di wilayah mana sebuah komoditas unggulan bertumpu, bagaimana rantai pasoknya, dan UMKM mana saja yang siap untuk diajak bermitra dalam skala yang lebih besar. Ini adalah instrumen penting untuk meminimalisir risiko bisnis bagi siapa pun yang ingin membuka usaha di sini," ujarnya.
Matamira menggarisbawahi bahwa pelaku usaha tidak perlu khawatir mengenai aspek regulasi atau perpajakan karena data individu dijamin rahasia oleh undang-undang. Tujuan utamanya murni untuk membangun basis data makro yang kuat demi kemajuan ekonomi NTT.
"Ketika para pelaku UMKM memberikan informasi yang jujur, wajah ekonomi NTT yang terbaca oleh publik dan calon investor adalah wajah yang akurat. Inilah yang akan mengundang ekosistem bisnis yang lebih sehat dan membuka lapangan kerja baru di NTT," kata Matamira. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....