Warga Tinerungan Sepakat Penggunaan sementara Jalan PT MSM

  • 23 Jun 2026 08:37 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Bitung - Polemik penutupan akses jalan milik perusahaan tambang emas PT Meares Soputan Mining (MSM) yang akan digunakan sebagai jalur alternatif penghubung Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara akhirnya mencapai titik temu.

Kesepakatan tersebut tercapai setelah pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara bersama warga Tinerungan, Kelurahan Pinasungkulan, menandatangani kesepakatan terkait pemanfaatan jalan perusahaan sebagai jalur alternatif selama proses penanganan jalan nasional Pinasungkulan–Likupang yang amblas akibat longsor.

Sebelumnya, sejumlah warga Tinerungan melakukan aksi penutupan akses jalan perusahaan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan nasional yang terputus akibat bencana dan belum kunjung diperbaiki.

Dalam mediasi yang berlangsung antara BPJN Sulut dan warga, Kepala BPJN Sulut Handiyana melalui Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah I, Ringgo Radetyo, menegaskan bahwa penggunaan akses jalan PT MSM hanya bersifat sementara.

“Pemanfaatan jalan perusahaan ini hanya dilakukan selama proses pembangunan trase jalan pengganti yang diperkirakan berlangsung sekitar lima hingga enam bulan ke depan,” jelas Ringgo dalam pertemuan tersebut.

Proses mediasi turut mendapat pendampingan dari Kapolres Bitung AKBP Albert Zai dan Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made guna memastikan dialog berjalan kondusif dan menghasilkan solusi yang dapat diterima semua pihak.

BPJN Sulut sendiri tengah mempersiapkan pembangunan trase jalan baru sebagai solusi permanen atas putusnya ruas jalan nasional Pinasungkulan–Likupang. Pembangunan trase tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kondisi topografi, fungsi jalan, serta aspek lingkungan agar aman dan nyaman dilalui kendaraan.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, akses jalan alternatif diharapkan dapat segera difungsikan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang antara Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara, sembari menunggu rampungnya pembangunan trase jalan baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....