Bulog Tanam 1.050 Mangrove di Bali, Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir
- 23 Jun 2026 10:33 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Perum BULOG kembali mempertegas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 1.050 bibit mangrove di kawasan Arboretum Mangrove Benoa, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, Senin 22 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 14 tentang Ekosistem Lautan.
Penanaman mangrove dilakukan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BULOG Peduli Hijauan Konservasi Pesisir Pantai yang berkolaborasi dengan Sahabat Mangrove Ranger Indonesia, komunitas yang aktif bergerak dalam pelestarian dan rehabilitasi ekosistem pesisir di Bali. Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin, mengatakan pelestarian lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, keberlanjutan sektor pangan tidak dapat dipisahkan dari kondisi ekosistem yang sehat dan terjaga. “Perum BULOG memegang amanah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok bagi masyarakat Indonesia. Amanah tersebut berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, karena ketahanan pangan pada dasarnya sangat bergantung pada ekosistem yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan penanaman tersebut turut dihadiri Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kantor Wilayah Bali, Simon Melkisedek Lakapu, jajaran BULOG, serta sejumlah pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pelestarian lingkungan pesisir. Program ini merupakan kelanjutan dari komitmen lingkungan BULOG yang telah dijalankan secara berkesinambungan.
Sebelumnya, pada 2024 BULOG telah menanam 570 bibit mangrove di lokasi yang sama. Dengan tambahan 1.050 bibit pada tahun ini, jumlah mangrove yang telah ditanam BULOG di kawasan tersebut terus bertambah sebagai bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir.
Selain berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi, mangrove juga memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati, menyerap emisi karbon, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut. Karena itu, rehabilitasi mangrove dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.
Melalui kolaborasi dengan Sahabat Mangrove Ranger Indonesia, BULOG tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan. Selain di Bali, BULOG juga terus melaksanakan berbagai program penghijauan dan pelestarian lingkungan di sejumlah daerah di Indonesia, khususnya pada kawasan yang memiliki fungsi ekologis penting bagi keberlanjutan sumber daya alam.
Ade berharap program konservasi tersebut dapat terus berlanjut melalui perawatan dan pemantauan yang konsisten serta didukung kolaborasi berbagai pihak.
“Pelestarian ekosistem pesisir merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi yang kuat, kami optimistis berbagai upaya rehabilitasi lingkungan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan keberlanjutan sumber daya alam Indonesia,” katanya.
Melalui program ini, BULOG menegaskan bahwa tanggung jawab perusahaan tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan, tetapi juga mencakup upaya menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....