Dukung Program MBG, Ribuan Mitra dan Relawan SPPG di Cilacap Demo di Alun-Alun

  • 23 Jun 2026 07:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Ribuan pedagang pasar, mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), petani, dan peternak di Kabupaten Cilacap menggelar aksi damai untuk menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (22/6/2026). Mereka meminta pemerintah tetap melanjutkan program tersebut, namun disertai penindakan terhadap SPPG yang tidak menjalankan tugas secara profesional.

Aksi yang digelar di Alun-alun Cilacap itu kemudian dilanjutkan dengan audiensi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, di Ruang Rapat Wakil Bupati Cilacap.

Audiensi dihadiri perwakilan DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Cilacap, Paguyuban Mitra SPPG, dan Paguyuban Tani Merdeka.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD APPSI Kabupaten Cilacap, Mustangin Mulyana, menegaskan bahwa para pedagang pasar mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis karena dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi pedagang pasar, petani, peternak, hingga pelaku usaha kecil yang menjadi bagian dari rantai pasok bahan pangan.

“Kami mendukung penuh program MBG dan berharap pelaksanaannya terus diperbaiki agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun dampak ekonomi yang ditimbulkan,” katanya.

Melalui aksi damai tersebut, ribuan peserta juga meminta pemerintah menindak tegas SPPG yang terbukti tidak profesional atau melanggar ketentuan dalam pelaksanaan Program MBG. Mereka berharap evaluasi dilakukan secara menyeluruh agar kualitas pelayanan tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap program nasional tersebut tidak menurun.

Para peserta aksi menilai Program Makan Bergizi Gratis harus terus dilanjutkan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Namun, pelaksanaannya perlu diawasi secara ketat agar seluruh SPPG bekerja sesuai standar dan tujuan program benar-benar tercapai.

Sementara itu, Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan tetap dilaksanakan di Kabupaten Cilacap. Namun, pelaksanaannya harus dibenahi melalui pengawasan yang lebih ketat terhadap penyelenggara SPPG.

“Program MBG tidak akan dihentikan di Kabupaten Cilacap. Yang perlu dilakukan adalah memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku,” kata Ammy.

Menurutnya, Program MBG memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan asupan gizi bagi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai upaya menekan angka stunting sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat.

Karena itu, kualitas makanan yang disajikan, kebersihan dapur, hingga kepatuhan terhadap standar operasional menjadi syarat utama yang harus dipenuhi seluruh penyelenggara.

Ammy menjelaskan, evaluasi terhadap SPPG dilakukan menyusul kasus keracunan massal yang menimpa lebih dari 100 siswa di wilayah Cilacap Utara pada akhir April lalu. Sejak saat itu, pemerintah daerah memperketat proses verifikasi pendirian dapur MBG.

Persyaratan yang kini diperiksa meliputi kelayakan bangunan, sertifikasi halal, dokumen lingkungan, hingga kesesuaian tata ruang.

Selain itu, hasil verifikasi lapangan juga menemukan sejumlah calon lokasi SPPG yang tidak memenuhi ketentuan.

Dari lebih dari 300 titik yang diajukan, sekitar 100 lokasi diketahui belum layak karena tidak memiliki bangunan, masih berupa rumah tinggal, atau berada di lokasi yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Kami ingin pelaksanaan MBG di Cilacap tertib dan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat sehingga manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....