Polres Tegal Amankan Aksi Damai FMTB, Situasi Berlangsung Kondusif

  • 13 Jul 2026 23:39 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal – Polres Tegal mengerahkan 354 personel untuk mengamankan aksi damai Forum Masyarakat Tegal Bersatu (FMTB) dalam Parade Nasional Gerakan Rakyat Pendukung Program Pemerintah di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal atau Alun-alun Hanggawana Slawi, Jumat (10/7/2026).

Aksi yang diikuti sekitar 800 peserta tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat dan berjalan aman hingga selesai.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah, S.P., S.I.K., M.M., Kabagops Polres Tegal AKP Suprianto, S.H., M.H., serta jajaran pejabat utama Polres Tegal.

Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan untuk memastikan pola pengamanan, pembagian tugas, dan langkah pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai rencana.

Selama aksi berlangsung, personel disiagakan di sejumlah titik strategis untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, mengatur arus lalu lintas, mengawal peserta aksi, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat agar aktivitas di sekitar lokasi tetap berjalan lancar.

Dengan pendekatan humanis dan persuasif, petugas juga menjalin komunikasi dengan koordinator lapangan dan peserta aksi sehingga kegiatan berlangsung tertib tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam aksi tersebut, peserta menyampaikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta sejumlah program prioritas pemerintah. Aspirasi yang disampaikan diterima oleh Pemerintah Kabupaten Tegal bersama unsur DPRD Kabupaten Tegal untuk diteruskan kepada pemerintah pusat sesuai mekanisme yang berlaku.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan Polri memiliki tugas menjamin keamanan setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Kami mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan Presisi sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif," kata Bayu.

Aksi damai berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Seluruh peserta membubarkan diri secara tertib dan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Tegal tetap aman serta kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....