Belajar Mitigasi Bencana, Edukasi Ceria Kunjungi BPBD Aceh Barat

  • 16 Jun 2026 08:36 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Praktek Psikolog Edukasi Ceria menggelar kegiatan edukatif bertema “Pahlawanku di Rumah, Pahlawanku di Masyarakat: Belajar Keselamatan Bersama BPBD” di halaman Kantor BPBD Aceh Barat, Senin, 15 Juni 2026 pagi. Kegiatan yang diikuti 50 peserta tersebut dilaksanakan untuk memberikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak sekaligus menyambut Hari Ayah Sedunia.

Peserta kegiatan terdiri atas 25 anak asuh Edukasi Ceria dan 25 orang pendamping dari pihak keluarga. Selama kegiatan berlangsung, peserta diperkenalkan dengan berbagai materi dasar mengenai keselamatan dan pengurangan risiko bencana.

Pimpinan Edukasi Ceria, Ria Handita Nasution, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak-anak melalui pembelajaran yang menyenangkan. Menurutnya, edukasi kebencanaan sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter dan kesiapsiagaan generasi muda.

“Harapan kami dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan anak-anak dalam edukatifnya, kemampuan kognitifnya, kemampuan regulasi emosinya, kemampuan kepercayaan dirinya itu sangat penting, itu harapan kami,” ujar Handita Nasution saat diwawancarai RRI.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan edukatif yang dilaksanakan oleh Edukasi Ceria. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam mengenalkan upaya mitigasi dan penanganan bencana kepada anak-anak sejak usia dini.

Menurut Ronald, pemahaman mengenai kebencanaan harus ditanamkan sejak awal agar masyarakat memiliki kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana efektif dalam menyebarluaskan informasi dan budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

“Tentunya dengan kegiatan ini kami berharap penyebaran informasi terkait dengan kebencanaan di Kabupaten Aceh Barat, bagaimana cara melakukan penanganan awal, mitigasi bencana itu terus menjadi catatan penting bagi seluruh peserta agar mereka lebih tangguh terhadap bencana di masa yang akan datang,” kata Teuku Ronald Nehdiansyah.

Ia menambahkan, anak-anak yang memahami dasar-dasar penanganan bencana diharapkan mampu menjadi agen informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, kesadaran akan pentingnya mitigasi dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memperkuat ketangguhan daerah terhadap ancaman bencana.

Adapun rangkaian kegiatan edukatif tersebut meliputi pemaparan materi tentang jenis-jenis bencana, praktik penggunaan alat pemadam api ringan, hingga kesempatan bagi peserta untuk merasakan pengalaman menaiki kendaraan pemadam kebakaran. Kegiatan kemudian ditutup dengan simulasi bermain air di bawah semburan mobil pemadam kebakaran yang disambut antusias oleh seluruh peserta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....