Enam PTKN Bersama Kemenag dan PAN RB Bahas Transformasi Kelembagaan
- 12 Jun 2026 20:02 WIB
- Manado
RRI CO.ID, Manado - Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd, didampingi Wakil Rektor I Dr. Heldy J. Rogahang, M.Th, dan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Anneke Marie Purukan, S.PAK., M.Pd, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Transformasi Kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas penguatan dan transformasi kelembagaan perguruan tinggi keagamaan dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola, efektivitas organisasi, serta daya saing institusi pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia. Berbagai aspek pengembangan kelembagaan, sumber daya manusia, tata kelola, hingga peningkatan layanan pendidikan menjadi fokus pembahasan dalam forum tersebut.
FGD dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Kamaruddin Amin, M.A, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Dr. Jeane Marie Tulung, serta Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Prof. Dr. H. Sahiron, M.A. Turut hadir pula jajaran pimpinan Kementerian Agama dan perwakilan Kementerian PANRB yang memberikan masukan terkait arah kebijakan transformasi kelembagaan perguruan tinggi keagamaan.
Sebanyak enam perguruan tinggi menjadi peserta dalam pembahasan transformasi kelembagaan tersebut, yaitu IAKN Manado, IAIN Langsa, IAIN Bone, IAIN Parepare, IAKN Ambon, dan IAIN Manado. Masing-masing perguruan tinggi memaparkan perkembangan, tantangan, serta rencana strategis pengembangan kelembagaan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan nasional.
Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, menyampaikan bahwa keikutsertaan IAKN Manado dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan memperkuat kapasitas kelembagaan. Menurutnya, transformasi kelembagaan tidak hanya berorientasi pada perubahan struktur organisasi, tetapi juga pada penguatan budaya kerja, inovasi, dan peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi.
Melalui partisipasi dalam FGD ini, IAKN Manado berharap dapat memperoleh berbagai masukan strategis guna mendukung pengembangan institusi yang lebih adaptif, unggul, dan berdampak. Langkah tersebut sejalan dengan visi IAKN Manado untuk menjadi perguruan tinggi keagamaan yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....