Bioflok Tematik Diharapkan Gerakkan Ekonomi KDMP Tanjung Harapan

  • 12 Jun 2026 08:09 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Usulan budidaya tematik bioflok di KDMP Tanjung Harapan, Kecamatan Kasui, diharapkan menjadi penggerak usaha perikanan desa. Program tersebut juga ditujukan untuk memperkuat kegiatan ekonomi koperasi.

Koordinator Penyuluh Perikanan Way Kanan, Joko Widodo, mengatakan program bioflok merupakan bentuk dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dukungan diberikan melalui penyediaan sarana dan prasarana budidaya perikanan.

“Harapannya program ini menjadi stimulan bagi KDMP Tanjung Harapan untuk mengembangkan unit usaha perikanan,” kata Joko Widodo, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan, seluruh fasilitas budidaya nantinya akan dikelola langsung oleh KDMP. Dengan demikian, kelompok dapat mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Menurut Joko, unit usaha bioflok diharapkan memberi tambahan pendapatan bagi koperasi. Program tersebut juga dapat mendukung berbagai usaha lain yang dikembangkan KDMP.

“Diharapkan unit usaha ini mampu memberikan dukungan terhadap pergerakan ekonomi koperasi desa,” ujarnya.

Selain berdampak pada koperasi, program tersebut juga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui kemudahan memperoleh ikan dengan harga terjangkau.

Joko menilai biaya kebutuhan protein masyarakat dapat ditekan jika produksi ikan berasal dari kampung sendiri. Dengan begitu, ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat berkurang.

“Masyarakat diharapkan bisa mendapatkan ikan dengan harga lebih murah karena diproduksi sendiri,” ucapnya.

Saat ini, proses verifikasi dan validasi usulan telah dilakukan berdasarkan pengajuan KDMP Tanjung Harapan. Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan realisasi program bioflok.

Ia menambahkan, pengembangan program dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Penyuluh perikanan dan Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan akan terus mendampingi pelaksanaannya.

“Artinya kami berkolaborasi agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....