KOSPI Cirebon Bisa Diakses Semua Warga, Ini Aturan Belanjanya

  • 08 Jun 2026 12:05 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Masyarakat dari berbagai wilayah dapat berbelanja kebutuhan pokok di Kios Pengendali Inflasi (KOSPI) tanpa persyaratan khusus. Program yang digagas untuk menjaga stabilitas harga pangan tersebut terbuka bagi seluruh pengunjung pasar.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Imam Mahdi, SH., QRMP., memastikan KOSPI tidak membatasi akses berdasarkan domisili pembeli. Siapa pun yang datang ke lokasi KOSPI dapat membeli komoditas pangan yang tersedia.

“Kalau KOSPI itu tidak mensyaratkan apa-apa. Siapapun yang datang ke pasar bisa mengakses komoditi pangan yang disiapkan ataupun dijual di KOSPI tersebut,” ujarnya kepada RRI, Senin, 8 Juni 2026.

Meski demikian, pembelian komoditas di KOSPI tetap diatur dalam jumlah tertentu. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan distribusi pangan berjalan merata kepada masyarakat.

Menurut Imam, pembatasan pembelian dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi borong atau panic buying. Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan menjaga ketersediaan stok agar dapat dinikmati lebih banyak warga.

Untuk komoditas beras medium SPHP, setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal empat sak atau setara 20 kilogram. Sementara untuk Minyakita, pembelian dibatasi antara dua hingga empat liter per orang.

“Sehingga kita tidak menjual dalam partai besar atau grosir, karena sistem KOSPI itu adalah retail langsung ke masyarakat,” katanya.

Dengan sistem tersebut, KOSPI diharapkan mampu menjaga pemerataan distribusi bahan pangan sekaligus mengendalikan harga di tingkat konsumen. Program ini juga menjadi upaya pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses oleh masyarakat dengan harga yang terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....