Pemkot Surabaya Pasang Foto Jukir di 819 Titik Parkir Digital

  • 03 Jun 2026 14:30 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Warga Surabaya kini dapat lebih mudah mengenali juru parkir (jukir) resmi yang bertugas di lapangan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mulai memasang foto petugas parkir pada rambu kawasan parkir digital Tepi Jalan Umum (TJU) sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus mencegah penyalahgunaan identitas petugas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan pemasangan foto jukir merupakan bagian dari program digitalisasi parkir yang tengah dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. "Kami memulai program digitalisasi parkir, termasuk di dalam rangkaiannya yaitu memberikan identitas lengkap berupa foto yang terpasang di rambu kawasan parkir digital, yaitu foto daripada jukirnya," kata Trio di sela kegiatan pemasangan foto jukir di kawasan parkir digital Taman Apsari Surabaya, Rabu, 3 Juni 2026.

Untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, Dishub Surabaya menerjunkan lima tim yang disebar ke wilayah Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, dan Barat. Setiap tim bertugas melakukan pendataan, pemotretan, pencetakan, hingga pemasangan foto petugas langsung di lokasi parkir.

"(Petugas) kami bagi di Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, serta Barat. Dengan tahapan, kami datang, kami identifikasi jukirnya, kami foto. Terus kami print, laminasi, setelah itu baru kami tempel," ujarnya.

Menurut Trio, keberadaan foto pada rambu kawasan parkir digital akan memudahkan masyarakat melakukan pengawasan secara langsung. Pengguna jasa parkir dapat memastikan petugas yang bertugas sesuai dengan identitas yang terpasang pada rambu.

"Pada proses ini kami ingin membuat warga Kota Surabaya transparan. Jadi semua warga kota yang memarkirkan kendaraan atau sebagai pengguna jasa parkir atau retribusi parkir silakan bisa melihat di rambunya, apakah foto daripada petugas parkir atau jukir ini sesuai," katanya.

Apabila ditemukan petugas yang berbeda dengan foto yang terpasang, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui layanan darurat 112 maupun hotline Dishub Surabaya. Dishub memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk terkait dugaan pelanggaran oleh petugas parkir.

"Kalau fotonya tidak sesuai atau tidak sama dengan petugas parkirnya, silakan saya wajibkan warga kota untuk menolak," ujarnya.

Saat ini Dishub Surabaya menargetkan pemasangan foto petugas di seluruh lokasi parkir digital yang tersebar di Kota Pahlawan. Sebanyak 819 titik parkir digital TJU menjadi sasaran program yang ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan.

Trio menegaskan, pemasangan foto jukir juga bertujuan mencegah penyalahgunaan atribut petugas parkir oleh pihak yang tidak berwenang. Selain itu, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem parkir digital yang tengah dikembangkan Pemkot Surabaya.

Di sisi lain, Dishub mengajak masyarakat mendukung digitalisasi parkir dengan beralih ke metode pembayaran non-tunai. Menurut Trio, keberhasilan program digitalisasi parkir tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.

"Kami sekali lagi mohon bantuan warga Kota Surabaya. Dukunglah digitalisasi parkir, karena sebaik apapun program digitalisasi parkir kalau tidak didukung warga kota yaitu tetap membayar tunai, maka program ini akan tertatih-tatih," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....