BPS Kota Cirebon Rilis Data Pariwisata Bulanan untuk Analisis Sektor Wisata
- 03 Jun 2026 14:37 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon memiliki sejumlah data yang dapat dimanfaatkan untuk melihat perkembangan sektor pariwisata di daerah. Data tersebut dirilis secara rutin setiap bulan dan menjadi salah satu indikator kondisi industri pariwisata.
Kepala BPS Kota Cirebon, Samiran, S.Si., M.T.I., mengatakan data utama yang dimiliki BPS terkait pariwisata meliputi Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel. Indikator tersebut menunjukkan persentase kamar hotel yang terisi dibandingkan total kamar yang tersedia setiap malam.
“Hotel itu ada Tingkat Penghunian Kamar hotel (TPK) yang mencerminkan dari kamar yang dimiliki hotel seluruh Cirebon itu berapa persen yang terisi setiap malam. Misalkan kalau angkanya 49 persen, berarti dari total kamar itu hanya 49 persen yang terisi,” ujarnya kepada RRI Selasa, 2 Juni 2026.
Selain TPK, BPS juga merilis data Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) setiap bulan. Data ini menggambarkan berapa lama wisatawan menginap di hotel dan menjadi salah satu ukuran aktivitas ekonomi sektor perhotelan.
BPS Kota Cirebon juga memiliki data mengenai jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Kota Cirebon. Informasi tersebut dipublikasikan secara berkala untuk memantau pergerakan wisatawan domestik yang datang ke daerah tersebut.“Kemudian kami juga punya data terkait dengan wisatawan nusantara, berapa banyak yang berkunjung ke Kota Cirebon. Tiga data itu rutin kami rilis setiap bulan,” katanya.
Selain data rutin bulanan, BPS juga memiliki instrumen statistik untuk mengukur dampak pariwisata terhadap perekonomian daerah. Pengukuran tersebut dilakukan melalui Neraca Satelit Pariwisata Daerah (NESPARDA) yang digunakan untuk melihat kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi.
Tak hanya itu, BPS juga memiliki data pendukung lain seperti jumlah hotel, jumlah kamar, hingga konsumsi restoran yang berkaitan dengan aktivitas pariwisata. Beragam data tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan maupun pengembangan sektor pariwisata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....