Harga Singkong Way Kanan Membaik, Dinas TPHP Siapkan Strategi Stabilitas

  • 02 Jun 2026 18:38 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Harga singkong di Kabupaten Way Kanan menunjukkan tren membaik dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi petani setelah sebelumnya harga komoditas tersebut sempat berfluktuasi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Way Kanan, Falahudin, mengatakan harga singkong saat ini berada pada kisaran Rp1.600 hingga Rp1.800 per kilogram di sejumlah wilayah.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut merupakan perkembangan positif yang patut disyukuri bersama. Terutama bagi petani yang menggantungkan pendapatan dari komoditas ubi kayu.

“Alhamdulillah, kami memantau harga singkong di beberapa wilayah sudah berada di kisaran Rp1.600 sampai Rp1.800 per kilogram,” kata Falahudin, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan, upaya menjaga stabilitas harga singkong tidak hanya bergantung pada kondisi pasar. Petani juga perlu memperhatikan kualitas hasil produksi yang dihasilkan.

Falahudin mengatakan, salah satu strategi yang perlu diterapkan adalah pemilihan bibit unggul. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas singkong yang dipanen petani.

“Petani perlu memperhatikan pemilihan bibit. Saat ini singkong bukan hanya dinilai dari berat atau tonasenya saja,” ujarnya.

Menurut dia, industri pengolahan kini juga mempertimbangkan kandungan pati yang terdapat dalam singkong. Semakin tinggi volume pati, maka nilai jual komoditas tersebut semakin baik.

Karena itu, pihaknya terus mendorong petani menggunakan bibit yang mampu menghasilkan kadar pati tinggi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing singkong Way Kanan di pasar.

Selain menjaga kualitas produksi, langkah tersebut juga diyakini dapat membantu mempertahankan harga singkong di tingkat petani. Dengan demikian, kesejahteraan petani dapat terus meningkat seiring membaiknya harga komoditas tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....