ITDC Dorong Pengurangan Sampah Organik lewat Pelatihan Eco Enzyme

  • 01 Jun 2026 17:22 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram– Upaya mengurangi timbulan sampah organik di kawasan pariwisata terus dilakukan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Salah satunya melalui pelatihan pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme yang melibatkan masyarakat Kelurahan Benoa dan pedagang di kawasan The Nusa Dua.

Kegiatan bertajuk Green Movement: Eco Enzyme Action tersebut digelar di Gedung Wantilan ITDC dan diikuti 30 peserta yang terdiri dari pedagang Pantai Paguyuban The Nusa Dua serta perwakilan masyarakat Benoa.

Vice President Commercial & Relation The Nusa Dua, Made Purnama Damayanti, mengatakan pelatihan ini bertujuan mendorong masyarakat agar mampu mengelola sampah organik secara mandiri sehingga tidak seluruhnya berakhir menjadi residu.

Menurutnya, eco enzyme menjadi solusi sederhana yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga karena memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang berguna, seperti pupuk alami dan cairan pembersih ramah lingkungan.

"Dengan mengolah sampah organik menjadi eco enzyme, masyarakat tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga memperoleh manfaat langsung bagi lingkungan sekitar," ujarnya Senin, 1 Juni 2026.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga praktik langsung mengolah limbah organik rumah tangga melalui proses fermentasi. ITDC menghadirkan Ketua Unit TPS3R Sadu Sumerta Kaja Denpasar, I Made Tirta Jati, sebagai narasumber.

Untuk memastikan program berjalan efektif, ITDC akan melakukan pendampingan selama dua bulan kepada peserta. Pendampingan dilakukan guna memantau proses pembuatan eco enzyme sekaligus memastikan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC yang berfokus pada penguatan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui program tersebut, ITDC berharap budaya pengelolaan sampah dari sumbernya dapat tumbuh di tengah masyarakat dan mendukung terciptanya kawasan pariwisata yang bersih, sehat, serta berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....