PWI dan IKWI Indramayu Potong Hewan Kurban di Iduladha 1447 H

  • 30 Mei 2026 16:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - PWI dan IKWI Kabupaten Indramayu memotong hewan kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Prosesi pemotongan hewan kurban tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2026.

Hewan kurban yang disembelih terdiri dari satu ekor sapi dan tiga ekor kambing. Hal itu disampaikan oleh Ketua PWI Kabupaten Indramayu, H. Dedy S Musashi.

Dedy menjelaskan bahwa prosesi penyembelihan hewan kurban tersebut telah berjalan dengan sangat lancar. Acara ini dihadiri oleh dewan penasihat, pengurus, serta anggota PWI-IKWI.

Mantan Ketua PWI Indramayu yang kini menjabat Sekjen SMSI pusat, Makali Kumar, turut hadir. Kehadiran beliau memberikan dukungan moral yang besar bagi seluruh panitia kurban tersebut.

“Terimakasih kepada hamba Allah yang telah menitipkan hewan kurban kepada panitia,” ucap Dedy. Ia sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada panitia kurban PWI Kabupaten Indramayu.

Hewan kurban salah satu ibadah sunnah yang dilakukan umat Islam setiap tahunnya. Ibadah kurban ini selalu dilaksanakan oleh kaum muslimin pada setiap bulan Dzulhijjah.

“Pembuktian bahwa sebagai umat islam yang taat pada perintah Allah SWT,” kata Dedy. Menurutnya, kurban menjadi bukti nyata kepatuhan seorang hamba kepada pencipta alam semesta.

“Tidak ada daun yang jatuh, atau pasir yang bergeser di lautan, tanpa izin Allah," ucapnya. "Semua bisa, semua ada, semua karena kuasa-Nya”, ujar Dedy menambahkan.

Sementara itu, pihak panitia pelaksana juga mengundang komunitas sembelihan halal Kabupaten Indramayu. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu panitia acara kurban tersebut, yakni Cipyadi.

Cipyadi mengucapkan bahwa proses penyembelihan hewan kurban disesuaikan dengan syariat Islam yang sah. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses pemotongan berjalan dengan baik.

Untuk mendukung gerakan kurban ramah lingkungan, panitia menggunakan besek bambu dan daun jati. Bahan alami tersebut digunakan sebagai pembungkus atau packing daging kurban.

"Untuk mendukung kurban ramah lingkungan, PWI Indramayu menggunakan besek bambu dan daun Jati," ujarnya. Penggunaan kemasan tradisional ini terbukti efektif mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Menurutnya, penggunaan packing terbuat dari anyaman bambu adalah solusi terbaik untuk ibadah kurban. Metode ini dinilai jauh lebih higienis, memiliki nilai estetis, dan sangat ramah lingkungan.

Kemasan dari anyaman bambu tersebut dipilih karena mampu menekan sampah plastik sekali pakai. PWI Indramayu berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi panitia kurban lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....