AFP Sulut Akui Atlet Alami Kendala akibat Minimnya Lapangan Standar
- 29 Mei 2026 14:51 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulawesi Utara (Sulut) secara terbuka mengakui bahwa ketiadaan infrastruktur lapangan yang memenuhi standar internasional menjadi salah satu kendala terbesar dalam mendongkrak prestasi atlet futsal di bumi nyiur melambai.
Sekretaris AFP Sulut, Wilbert Karundeng menjelaskan bahwa sarana prasarana yang ada saat ini mayoritas hanya berskala lokal. Menurutnya, lapangan futsal yang memiliki ukuran ideal dan sesuai regulasi Federasi Futsal Indonesia (FFI) masih sangat minim dan hanya terpusat di Kota Manado.
Dampak dari keterbatasan sarana ini dirasakan langsung saat tim daerah dikirim untuk berlaga di ajang resmi tingkat nasional. Koordinator Bidang Pembinaan dan Prestasi AFP Sulut, Yun Gabriel membeberkan bahwa para atlet sering kali mengalami 'kaget lapangan' karena terbiasa berlatih di arena yang sempit.
"Kita terbiasa latihan dengan lapangan kecil. Ketika kita sampai di nasional, kita kaget dengan lapangan besar, pasti anak-anak punya cara bermain itu akan beda juga," ujar Yun dalam dialog Sulut Bicara bersama RRI Manado, Jumat, 22 Mei 2026.
Menyikapi persoalan klasik ini, AFP Sulut bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Ketua AFP Sulut, Meyvo Rumengan dilaporkan telah menjajaki komunikasi intensif bersama Staf Khusus Bidang Olahraga demi menggolongkan rencana pembangunan fasilitas baru.
"Ketua kita akan mengusahakan lapangan futsal yang sesuai standar. Untuk sekarang kan lapangan futsal kita masih kurang," kata Wilbert menambahkan.
AFP Sulut berharap sinergi bersama Pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur dapat segera merealisasikan hadirnya gedung olahraga futsal yang representatif. Fasilitas yang mumpuni dinilai krusial agar adaptasi taktik pemain bisa terbentuk sejak dini sebelum melangkah ke panggung nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....