Lifuleo Jadi Contoh Pengembangan Pariwisata dan Rumput Laut
- 25 Mei 2026 17:45 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, kini menjadi salah satu contoh pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal, khususnya di sektor pariwisata dan budidaya rumput laut. Pengembangan tersebut dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Damai Lifuleo, yang dikelola secara berkelanjutan dan telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Potensi wisata yang dimiliki Desa Lifuleo, terutama kawasan pesisir Pantai Oelsina, menjadi daya tarik utama dalam pengembangan sektor pariwisata desa. Keindahan alam pesisir yang masih alami dimanfaatkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat (community-based tourism).
Selain sektor pariwisata, masyarakat Desa Lifuleo juga mengembangkan budidaya rumput laut sebagai sumber pendapatan alternatif. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan warga pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, menilai keberhasilan Lifuleo tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat desa dalam mengelola potensi yang ada secara gotong royong. Menurutnya, BUMDes Damai menjadi contoh nyata bagaimana desa dapat berkembang secara mandiri jika dikelola dengan baik dan berbasis pada potensi lokal yang dimiliki.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, sebelumnya juga memberikan apresiasi terhadap pengelolaan BUMDes Damai Lifuleo. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan desa.
“Bila dikembangkan secara kolaboratif antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Desa, maka potensi ini akan berkembang maksimal dan menghasilkan bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.
Keberhasilan Desa Lifuleo diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kupang dalam mengembangkan potensi lokal masing-masing, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi berbasis sumber daya alam berkelanjutan. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....