Praktis tanpa Instal, Aplikasi 'Halo Stroke' Berbasis Web

  • 22 Mei 2026 22:40 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Platform digital "Halo Stroke" tampil dengan konsep ramah pengguna yang berbasis situs web (web-based). Pengguna tidak perlu mengunduh berkas besar yang menghabiskan memori ponsel. Aplikasi ini dirancang menggunakan metode Co-Design Workshop bersama para penyintas stroke (stroke survivors) dan perawat (caregiver) sejak tahun 2024.

Peneliti IT dari Monash University, Prof. Juliana Sutanto, PhD, menyebutkan bahwa tim riset tidak bergerak dengan asumsi sendiri melainkan mendengar kemauan pasien.

"Berdasarkan co-design, mereka tidak mau banyak instal aplikasi," kata Juliana, dalam kegiatan Launching Event Aplikasi Hallo Stroke, di Atrium Mantos 3, Jumat, 22 Mei 2026.

Dari diskusi panjang tersebut, didapatkan kesimpulan mengenai format sistem yang paling diinginkan publik. Pasien meminta sistem yang praktis dan terhubung ke aplikasi pesan massal.

"Mereka mau yang sederhana dan berbasis web,mereka juga minta agar bisa diintegrasikan ke WhatsApp," katanya menambahkan.

Konsep berbasis web ini dinilai sangat adaptif dengan kondisi infrastruktur jaringan di Indonesia yang belum sepenuhnya merata. Pada uji coba terakhir di Manado dan Gorontalo, sistem ini sukses meraih skor System Usability Scale (SUS) di atas 70.

Tim peneliti dari Unsrat Manado, dr. Arthur Hendrik Philips Mawuntu, Sp.N(K), menambahkan bahwa seluruh fitur di dalamnya adalah jawaban langsung dari kebutuhan pasien. Salah satu fitur unggulannya adalah ruang interaksi antar-penderita.

"Di dalam sini ada fitur komunitas berupa chatroom," kata dr. Arthur.

Ia juga merinci layanan penunjang medis harian yang tertanam di dalam sistem web tersebut. Fitur ini berfungsi sebagai asisten digital bagi pendamping pasien.

"Ada juga fitur pengingat minum obat, jadwal kontrol, dan fisioterapi," ujarnya.

Pihak pengembang memastikan seluruh konten edukasi, mulai dari video hingga artikel kesehatan yang dimuat dalam situs web tersebut, telah melalui proses verifikasi tim dokter spesialis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....