Masyarakat Diminta Waspada dan Pahami Penularan Hanta Virus

  • 22 Mei 2026 07:41 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan hantavirus. Virus tersebut diketahui menular melalui kontak dengan hewan pengerat seperti tikus yang terinfeksi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Way Kanan, Didy Arwadi, mengatakan penularan paling umum terjadi melalui udara yang terkontaminasi. Masyarakat dapat terpapar saat menghirup debu bercampur urin, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi.

Menurutnya, kondisi tersebut sering ditemukan saat membersihkan gudang, rumah kosong, atau tempat yang menjadi sarang tikus. Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati ketika beraktivitas di lingkungan yang berpotensi terkontaminasi.

“Selain melalui udara, penularan juga dapat terjadi akibat kontak langsung dengan kotoran atau air liur hewan pengerat. Risiko meningkat apabila tangan yang terkontaminasi menyentuh luka terbuka atau area mata, hidung, dan mulut,” kata Didy, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurutnya penularan dapat terjadi melalui gigitan tikus yang membawa virus. Namun, untuk penularan antar manusia disebut sangat jarang terjadi pada sebagian besar kasus hantavirus.

“Untuk meminimalisir risiko penularan, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan alat pelindung saat membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....