MPU Aceh Ingatkan Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Nilai Syariat Islam

  • 14 Mei 2026 18:53 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh terus memperkuat perannya dalam membina masyarakat di tengah perkembangan era digitalisasi yang semakin pesat. Ketua MPU Aceh, Faisal Ali, Kamis 14 Mei 2026 mengatakan di era digitalisasi masyarakat muslim khususnya generasi muda, agar bijak menggunakan media sosial di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi saat ini.

"kemajuan teknologi dan media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif serta tidak digunakan untuk perbuatan yang melanggar nilai-nilai syariat Islam dan norma masyarakat Aceh,"tuturnya.

Makanya berbagai konten negatif di media sosial seperti membuka aurat serta menampilkan bagian tubuh yang sensitif, saling fitnah, hasut-menghasut, hingga konten yang membangkitkan syahwat merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam dan hukumnya haram.

“Di era digital saat ini, masyarakat terutama kalangan muda harus mampu menjaga diri dan menggunakan media sosial secara bijak, Jangan sampai terpengaruh pada hal-hal negatif yang bertentangan dengan nilai keislaman dan adat istiadat Aceh,” ujar Faisal Ali.

Ia mengatakan, Aceh dikenal sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam sehingga masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga koridor nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal daerah.

Menurutnya, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat berdampak buruk terhadap moral generasi muda serta memicu berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, MPU Aceh terus berupaya melakukan pembinaan melalui berbagai program keagamaan dan edukasi kepada masyarakat, salah satunya melalui program MPU Saweu Sikula yang menyasar sekolah-sekolah di Aceh.

Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman agama serta pembinaan moral kepada pelajar agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, judi online, pergaulan bebas, maupun bentuk pelanggaran norma lainnya.

“Melalui program MPU Saweu Sikula, kami ingin membangun kesadaran generasi muda agar memiliki akhlak yang baik dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif perkembangan zaman,” katanya.

Faisal Ali juga menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, tokoh agama, serta masyarakat dalam mengawasi dan membimbing generasi muda agar tetap berada dalam koridor syariat Islam.

"Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga marwah Aceh sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan budaya lokal di tengah tantangan era digitalisasi yang terus berkembang," tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....