BPBD Way Kanan Libatkan Kampus Perkuat Mitigasi Bencana
- 13 Mei 2026 14:44 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana. Keterlibatan kampus membantu pemerintah daerah memperkuat penanggulangan bencana sejak prabencana.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Way Kanan, Sufrianto, mengatakan kerja sama telah lama dilakukan. Kolaborasi mencakup kajian risiko, penyusunan peta rawan bencana, penyusunan rencana penanggulangan bencana, penyusunan dokumen rencana komtigemsi bencana, dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana, dan keterlebitan perguruan tinggi di forum pengurangan resiko bencana.
“Selama ini kami selalu melibatkan perguruan tinggi dalam kegiatan prabencana,” ujarnya, Rabu, 13 Mei 2026. "Hasil kajian menjadi dasar perencanaan mitigasi di daerah."
Menurutnya, kampus juga berperan melalui pendidikan dan pelatihan kebencanaan. Materi kebencanaan dapat masuk dalam kurikulum dan program studi.
“Perguruan tinggi bisa membentuk mata kuliah kebencanaan di kampusnya,” katanya. "Langkah ini membangun pemahaman sejak dini di kalangan mahasiswa."
Ia menambahkan, kampus dapat membentuk relawan SAR dan kampus tangguh bencana. Tim relawan kampus bisa diaktifkan saat kondisi darurat terjadi.
“Relawan kampus siaga bencana dapat membantu pemerintah saat darurat,” ucapnya. "Pos-pos bencana juga dapat diaktifkan bersama pemerintah daerah."
Selain itu, tridarma perguruan tinggi dinilai mendukung upaya mitigasi. Penelitian dan pengabdian masyarakat bisa diarahkan pada isu kebencanaan.
“Kampus dapat membantu membuat peta rawan bencana di tingkat kampung,” ujarnya. "Termasuk pengembangan teknologi peringatan dini bencana."
Sufrianto berharap kolaborasi ini terus diperkuat ke depan. Sinergi kampus dan pemerintah dinilai penting menekan risiko bencana di Way Kanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....