HUT Ke-59, Bulog Biak Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
- 13 Mei 2026 13:45 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – Memasuki usia ke-59 pada 10 Mei 2026, Perum Bulog semakin matang dalam menjalankan peran strategisnya menjaga ketahanan pangan nasional. Fokus utama dalam mewujudkan kemandirian pangan, khususnya komoditas beras, yang kini telah mencapai titik puncaknya, yaitu Indonesia tidak lagi melakukan impor beras selama dua tahun terakhir.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Perum Bulog Cabang Biak, Armin Bandjar, Menurutnya, keberhasilan besar ini tidak lepas dari perhatian serius pemerintah terhadap para petani. Berbagai kemudahan diberikan, mulai dari menjamin ketersediaan pupuk hingga penyederhanaan aturan pengadaannya. Langkah ini membuat hasil produksi petani meningkat signifikan, dan Bulog bertugas menyerap seluruh hasil gabah dan beras petani dengan harga yang pantas dan menguntungkan.
“Buktinya sangat nyata. Saat ini total stok beras yang dimiliki Bulog hasil serapan produksi petani dalam negeri telah mencapai 5 juta ton. Angka yang sangat besar dan membuktikan Indonesia sudah swasembada beras. Kita sama sekali tidak lagi membutuhkan pasokan dari luar negeri,” ujarnya, Selasa 12 Mei 2026.
Stok tersebut disiapkan untuk empat fungsi vital: memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, menstabilkan harga di pasaran, mendukung program bantuan pangan pemerintah, serta menjadi cadangan strategis menghadapi risiko bencana alam atau keadaan darurat lainnya.
Di tingkat wilayah Kabupaten Biak Numfor, ketersediaan pangan pun terjamin aman. Hingga saat ini, stok yang tersedia di gudang Bulog Biak mencapai 950 ton, dan masih ada tambahan sekitar 1.000 ton lagi dalam perjalanan. Jumlah ini dinilai sangat cukup untuk menjamin kebutuhan masyarakat.
Terkait berbagai isu yang berkembang mengenai potensi krisis pangan, pihaknya memastikan masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas berlebihan.
“Jangan percaya isu yang mengatakan kita akan krisis atau kekurangan pangan. Lihat negara lain, krisis ekonomi sering kali bermula dari ketidakstabilan pangan. Tapi di Indonesia, pangan kita sangat kuat. Pemerintah sangat konsen, dan Bulog siap menjalankan visi misi pemerintah untuk memastikan pangan rakyat aman, cukup, dan terjangkau,” tegasnya.
Ia menambahkan Selain menjamin ketersediaan, stabilisasi harga terus dilakukan melalui penyaluran Beras SPHP secara rutin di Pasar Darfuar.
"Ke depannya, penyaluran ini akan diperluas dan dimasifkan agar harga beras kualitas menengah di seluruh wilayah Biak Numfor tetap stabil dan terkendali, " ungkapnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....