Lahan 200 Hektare di Transmigrasi Botteng Utara Disiapkan Jadi Kebun Durian

  • 08 Mei 2026 15:13 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Barat merencanakan pemetaan lahan seluas 200 hektare di kawasan transmigrasi Botteng Utara untuk dikembangkan menjadi kebun durian sebagai produk unggulan daerah.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Disnakertrans Sulbar, Bayu Widiyanto, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengkaji ulang desa-desa kawasan transmigrasi yang berpotensi mengembangkan produk unggulan.

"Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat ini sedang mengkaji ulang setiap desa yang masuk kawasan transmigrasi dan yang kepala desa dan masyarakatnya mau membuat produk unggulan nanti akan kami bantu untuk membuat tata ruang," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Kamis, 7 Mei 2026.

Ia menjelaskan, setiap desa di kawasan transmigrasi yang akan membuat produk unggulan nantinya diwajibkan menyiapkan lahan pertanian seluas 50 hingga 200 hektare yang akan ditata untuk pengembangan komoditas tanaman unggulan.

"Tata ruangnya itu setiap desa kami wajibkan punya lahan 50-200 hektare untuk hanya pertanian saja, jadi dibangunkan jalan kemudian dibentuk tata ruang pertanian 1 hektare per KK kemudian nanti ditanami dengan produk unggulan," jelasnya.

Ia memaparkan, salah satu kawasan yang direncanakan akan dilakukan pengembangan produk unggulan berada di kawasan transmigrasi Botteng Utara dengan tanaman durian sebagai komoditas utama. Selin itu, Disnakertrans Provinsi maupun Kabupaten akan memberikan bantuan berupa pembangunan jalan dan sarana air untuk pertanian.

"Kemarin kita sudah koordinasi di Botteng Utara itu di 200 hektare itu akan ditanam durian kami dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi maupun Kabupaten itu akan membantu bangun jalan dan untuk sarana air bersih pertanian," tambahnya.

Melalui program tersebut, diharapkan kawasan transmigrasi di Sulawesi Barat mampu berkembang menjadi sentra pertanian berbasis komoditas unggulan yang juga ditujukan untuk menambah pendapatan asli daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....