Anggaran Terbatas, Program Seribu Tenaga Kerja Pemprov Sulbar Melambat

  • 04 Jun 2026 12:55 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Program Seribu Tenaga Kerja yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat pada tahun ini menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Hingga awal Juni 2026, jumlah peserta yang telah mengikuti pelatihan baru mencapai 32 orang dari target tahunan sebanyak 200 peserta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Barat, Andi Farid Amri, mengatakan program tersebut menargetkan pelatihan kepada 1.000 peserta dalam lima tahun atau sekitar 200 peserta pelatihan setiap tahunnya.

"Target pemerintah provinsi 1.000 tenaga kerja dalam lima tahun memang baru dimulai tahun kemarin. Targetnya itu memang 200 pekerja setiap tahunnya dan tahun 2025 kemarin kami penuhi targetnya 208 orang," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi IV DPRD Sulawesi Barat, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pada tahun ini pihaknya tetap menargetkan pelatihan bagi 200 peserta. Namun hingga saat ini jumlah peserta yang telah mengikuti pelatihan baru mencapai 32 orang karena adanya keterbatasan anggaran.

"Tahun 2026 kami akan usahakan untuk tetap melatih sebanyak 200 orang. Namun sejauh ini baru 32 orang. Salah satunya itu ada keterbatasan anggaran, tapi kan tidak serta-merta cuma anggaran provinsi saja," jelasnya.

Menurut Andi Farid Amri, pencapaian target pelatihan tenaga kerja tersebut juga didukung oleh program pelatihan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. Tahun ini, BBPVP Makassar telah melakukan pelatihan bagi 208 peserta asal Sulawesi Barat.

"Kami dapat info dari BBPVP Makassar yang ada di Beru-Beru, tahun ini mereka melatih juga sebanyak 208 orang. Jadi, kalaupun memang anggarannya kita terbatas, kami sebenarnya sudah penuhi target," katanya.

Melalui program pelatihan tenaga kerja tersebut Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap dapat menekan angka pengangguran di Sulawesi Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....