Investor Bulgaria Lirik Tuna dan Wisata Halal NTB
- 07 Mei 2026 07:38 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Investor Bulgaria Lirik Tuna dan Wisata Halal NTB
- Investor asal Bulgaria, Daniel Dobrev, melirik potensi investasi di NTB
- pengembangan industri pengolahan tuna
- wisata halal NTB
RRI.CO.ID, Mataram - Investor asal Bulgaria, Daniel Dobrev, melirik potensi investasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama pada sektor perikanan dan pariwisata halal. Ketertarikan itu disampaikan saat kunjungannya ke NTB, Rabu, 6 Mei 2026.
Daniel menilai NTB memiliki peluang besar dalam pengembangan industri pengolahan tuna. Menurutnya, potensi tuna di NTB tidak hanya terbatas pada penjualan daging ikan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah.
“Saya tertarik pada pengembangan produk tuna secara menyeluruh, tidak hanya daging, tetapi juga berbagai produk olahan lainnya,” kata Daniel di Mataram.
Ia mengaku berencana mengajak sejumlah rekannya untuk menanamkan modal pada industri pengolahan tuna di NTB. Daniel juga dijadwalkan meninjau sejumlah perusahaan perikanan guna melihat langsung potensi pengolahan tuna. Ia juga akan mengunjungi peternakan sapi.
Selain sektor perikanan, Daniel tertarik pada pariwisata NTB yang dinilai ramah terhadap wisatawan muslim. Menurutnya, konsep wisata halal yang berkembang di NTB memiliki daya saing di pasar global.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Irnadi Kusuma, mengatakan pemerintah daerah terus mempromosikan potensi investasi unggulan kepada investor asing. “NTB merupakan daerah yang sangat strategis untuk investasi, didukung infrastruktur yang memadai seperti bandara dan pelabuhan yang saling terhubung di seluruh wilayah,” ujar Irnadi.
Dalam paparannya kepada investor Bulgaria, Irnadi menawarkan sejumlah sektor strategis, mulai dari peternakan, perikanan, pariwisata hingga energi terbarukan.
Pada sektor peternakan, NTB disebut memiliki populasi sapi dengan kualitas daging yang kompetitif di tingkat nasional. Adapun di sektor perikanan, komoditas unggulan NTB meliputi tuna, cakalang, rumput laut, garam, serta budidaya udang vaname yang dinilai memiliki prospek ekspor cukup besar.
Sementara itu, sektor pariwisata disebut memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Pada 2025, kontribusi sektor ini mencapai Rp5,96 triliun. Sejumlah destinasi unggulan yang dipromosikan antara lain Kuta Mandalika, Gili Tramena, wisata hiu paus, dan Gunung Rinjani.
Irnadi menambahkan, sektor energi baru terbarukan juga mulai diprioritaskan seiring meningkatnya kebutuhan energi ramah lingkungan dan upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, berkomitmen memperluas promosi investasi ke berbagai negara. Langkah itu dilakukan sesuai arahan Gubernur NTB agar proses penjajakan investasi dimatangkan terlebih dahulu di tingkat organisasi perangkat daerah sebelum masuk ke tahap lanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....