NTP Jabar Turun 1,60 Persen, Hortikultura Tertekan

  • 04 Mei 2026 15:09 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati mengungkapkan, Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat pada April 2026 tercatat sebesar 116,86, angka ini turun 1,60 persen dibandingkan Maret 2026. Penurunan terjadi di seluruh subsektor, dengan penurunan terdalam pada hortikultura sebesar 6,23 persen akibat anjloknya harga sayur dan buah, hal tersebut diunkapkannya dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS Jawa Barat, Senin 4 Mei 2026.

Ari mengatakan, Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) juga mengalami penurunan. NTUP April 2026 tercatat 121,59, turun 1,90 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 123,95.

Ketika disinggung menyoal penyebab penurunan NTUP, Ari menjelaskan, NTUP turun dipicu indeks harga yang diterima petani sebesar 1,64 persen, sementara indeks biaya produksi dan barang modal naik 0,27 persen.

“Kenaikan biaya produksi seperti harga benih padi, plastik mulsa, dan solar turut menekan daya tukar usaha petani,” jelasnya.

Kondisi inipun selaras dengan kondisi perekonomian Jawa Barat yang mencatatkan deflasi sebesar 0,07 persen secara month to month (mtm) pada April 2026. Angka ini menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,52 persen.

Secara tahunan, inflasi year on year (yoy) berada di level 2,49 persen, sementara secara year to date (ytd) tercatat 1,17 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....