Jawa Barat Catat Deflasi 0,07 Persen pada April 2026
- 04 Mei 2026 14:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID. Bandung - Jawa Barat mencatatkan deflasi sebesar 0,07 persen secara month to month (mtm) pada April 2026. Angka ini menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,52 persen, hal tersebut terungkap dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Senin 4 Mei 2026.
Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, secara tahunan, inflasi year on year (yoy) berada di level 2,49 persen. Sementara secara year to date (ytd) tercatat 1,17 persen.
“Deflasi April 2026 didorong oleh normalisasi harga pasca-Idulfitri, terutama komoditas pangan seperti daging ayam ras, telur ayam ras, cabai rawit, serta penurunan tarif angkutan antar kota,” ujar Ari.
Selain faktor domestik, dikatakan Ari, penurunan harga emas dunia turut memberi andil. Dari 10 kabupaten/kota yang dipantau, sembilan mengalami deflasi, dengan angka terdalam di Kabupaten Subang sebesar 0,28 persen. Sebaliknya, Kota Sukabumi mencatat inflasi tipis 0,04 persen.
Inflasi yoy April 2026 disebut sudah terbebas dari pengaruh low base effect tarif listrik tahun lalu, sehingga mencerminkan kondisi riil. Komoditas dengan andil inflasi tertinggi yoy antara lain emas perhiasan (0,81 persen), daging ayam ras (0,21 persen), beras (0,17 persen), minyak goreng (0,09 persen), dan bahan bakar rumah tangga (0,08 persen).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....