BPOM Perkuat Kerja Sama Internasional lewat Kunjungan ke Singapura
- 26 Apr 2026 20:42 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) memperkuat kerja sama internasional di bidang kesehatan melalui kunjungan Kepala BPOM Taruna Ikrar ke Singapura, Selasa, 21 April 2026.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai otoritas regulasi kesehatan yang diakui secara global, menyusul capaian status WHO-Listed Authority pada akhir 2025.
Selama kunjungan, BPOM menjalin pertemuan dengan sejumlah institusi strategis, termasuk Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Singapore General Hospital, serta Duke-NUS Centre of Regulatory Excellence.
Selain itu, Taruna Ikrar juga menjadi pembicara dalam kuliah umum di National University of Singapore, yang membahas penguatan sistem regulasi berbasis sains dan kolaborasi global.
Dalam paparannya, ia menegaskan pentingnya penguatan sistem regulasi untuk meningkatkan kepercayaan internasional terhadap otoritas kesehatan Indonesia.
“Kunjungan ini mencerminkan komitmen bersama dalam memajukan kesehatan masyarakat melalui penguatan sistem regulasi dan kolaborasi internasional,” ujarnya.
Diskusi juga menyoroti pentingnya harmonisasi regulasi di kawasan ASEAN guna memperluas akses terhadap produk kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.
Dalam pertemuan dengan A*STAR, BPOM membahas pengembangan inovasi kesehatan, termasuk terapi lanjutan dan pemanfaatan teknologi dalam riset biomedis.
“Kami menantikan diskusi lebih lanjut untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan produk terapi lanjutan,” kata Taruna.
Sementara itu, kunjungan ke Singapore General Hospital memberikan perspektif mengenai penerapan sistem kesehatan berbasis bukti, termasuk penguatan farmakovigilans dan penggunaan data klinis dalam pengambilan kebijakan.
BPOM menyatakan bahwa rangkaian kunjungan ini bertujuan memperkuat sistem regulasi yang adaptif dan berbasis ilmiah, sekaligus memperluas kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan kesehatan global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....