Harga Plastik Mahal, Dinkop UKM Sulut Lirik Investasi Aluminium Foil
- 29 Apr 2026 16:47 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Provinsi Sulawesi Utara tengah menjajaki peluang investasi pembangunan pabrik pengemasan di bumi nyiur melambai. Langkah ini diambil menyusul keluhan para pelaku UMKM terkait melambungnya harga bahan baku plastik serta ketergantungan pasokan kemasan dari luar daerah.
Ketidakpastian ekonomi global dan konflik di berbagai belahan dunia saat ini berdampak langsung pada kenaikan harga komoditas polimer sebagai bahan utama plastik. Kondisi ini diperparah dengan tingginya biaya logistik, mengingat hingga kini produsen kemasan skala besar masih terpusat di Pulau Jawa, khususnya Surabaya.
Kepala Dinkop UKM Sulut, Tahlis Gallang, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengupayakan kehadiran investor untuk membangun pabrik kemasan, terutama jenis aluminium foil, di Sulawesi Utara. Selain untuk memangkas biaya produksi pelaku usaha, bahan ini dinilai jauh lebih berkualitas dibandingkan plastik biasa.

"Sejak tahun lalu kami mendapatkan keluhan dari pelaku UMKM. Karena pabriknya belum ada di Sulut, mereka harus membeli ke Surabaya secara berkelompok agar lebih murah. Ini tentu memengaruhi daya saing mereka," ujar Tahlis Gallang, Selasa, 28 April 2026.
Tahlis menambahkan, penggunaan aluminium foil memiliki keunggulan pada daya tahan produk yang lebih lama dan standar keamanan pangan yang lebih baik. Namun, tanpa adanya pabrik lokal, harga kemasan jenis ini tetap menjadi beban berat bagi struktur biaya produksi UMKM lokal yang tengah berupaya bangkit.
"Kita sementara mengupayakan kalau ada investor yang bisa membangun pabrik aluminium foil di Sulawesi. Ini lebih bagus kualitasnya. Kalau pabrik plastik, kadang-kadang produknya tidak bertahan lama," katanya menekankan pentingnya hilirisasi industri kemasan.
Saat ini, para pelaku UMKM di Sulut terpaksa bersiasat dengan melakukan pembelian kolektif untuk menekan harga. Pemerintah Provinsi berharap, dengan adanya pabrik lokal kelak, ketergantungan terhadap pasokan luar daerah dapat berkurang secara signifikan, sekaligus melindungi sektor UMKM dari fluktuasi harga bahan baku global yang tidak menentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....