Knalpot Brong Dominasi Pelanggaran Remaja di Bayan, Polisi Fokus Pembinaan

  • 28 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Penertiban knalpot brong yang dilakukan Polsek Bayan di kawasan Pelabuhan Carik, Kecamatan Bayan, Minggu 26 April 2026, tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi momentum edukasi keselamatan berlalu lintas bagi kalangan remaja.

Dalam razia tersebut, mayoritas pengendara yang terjaring diketahui masih berstatus pelajar. Kondisi ini menjadi perhatian kepolisian karena usia remaja dinilai rentan terhadap perilaku berkendara berisiko akibat minimnya kesadaran terhadap aturan lalu lintas.

Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Ciptanaya, S.H., M.I.Kom mengatakan, penggunaan knalpot racing di kalangan remaja sering kali dipicu oleh tren pergaulan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap keselamatan dan kenyamanan publik.

Menurutnya, selain memberikan penindakan, petugas juga memberikan pembinaan langsung di lokasi agar para pelanggar memahami pentingnya berkendara secara aman dan tertib.

“Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya penindakan, tetapi juga edukasi. Kami ingin generasi muda memahami bahwa keselamatan di jalan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Belasan knalpot brong diamankan dalam operasi tersebut. Para pengendara diminta mengganti komponen yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan sebagai syarat agar kendaraan dapat digunakan kembali.

Kapolsek menambahkan bahwa peran keluarga sangat penting dalam membentuk kebiasaan berkendara yang aman bagi remaja. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi penggunaan kendaraan bermotor oleh anak-anak mereka, termasuk memastikan kelengkapan kendaraan sesuai aturan.

Fenomena penggunaan knalpot brong di kalangan pelajar dinilai tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mencerminkan perlunya edukasi berkelanjutan tentang etika berkendara.

Kepolisian berharap langkah penertiban yang disertai pembinaan dapat menekan angka pelanggaran di kalangan remaja sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....