Wamen PKP Tinjau Kampung Nelayan Mata Ie, Dorong Kemajuan Wilayah Pesisir

  • 28 Apr 2026 08:19 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Calang - Kunjungan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah dilakukan di Gampong Mata Ie (Babah Nipah), Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu 25 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meninjau rencana pembangunan Perumahan Nelayan dan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen PKP didampingi Bupati Aceh Jaya Safwandi dan Ketua DPRK Aceh Jaya Musliadi Z. Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan kawasan nelayan.

Turut hadir Anggota DPR RI Zamanhuri, Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, serta Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam. Selain itu, jajaran Forkopimda, kepala SKPK, dan unsur terkait juga ikut dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menjadi bentuk sinergi lintas daerah dan lembaga. Hal tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan kawasan pesisir di Aceh Jaya.

Dalam kesempatan itu, Fahri Hamzah mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Aceh sejak lama. Ia mengaku memiliki pengalaman sejarah yang membuatnya merasa dekat dengan daerah tersebut.

“Saya punya kedekatan sejarah dengan Aceh. Dulu, saat zaman Presiden Gus Dur, saya pernah diutus untuk membawa bantuan dari masyarakat Jepang,” ujarnya. Ia menilai hubungan tersebut menjadi alasan kuat untuk terus berkontribusi bagi Aceh.

Fahri juga menekankan pentingnya kawasan pesisir sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Menurutnya, wilayah pantai memiliki nilai strategis dalam pembangunan nasional ke depan.

“Kita ini bangsa pesisir. Awal peradaban Indonesia lahir dari laut, dari sungai, dari kawasan pantai,” katanya. Ia membayangkan kawasan Mata Ie dapat menjadi simbol kebangkitan masyarakat pesisir.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembangunan kampung nelayan sejalan dengan visi pemerintah pusat. Fokus pembangunan tidak hanya di kota, tetapi juga menyasar wilayah pinggiran.

“Presiden ingin desa tumbuh, pesisir tumbuh, nelayan dan petani tumbuh. Jangan hanya kota yang berkembang,” tambahnya. Ia memastikan dukungan lintas kementerian untuk merealisasikan program tersebut.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya Safwandi menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia menilai kunjungan ini menjadi momentum penting bagi daerahnya.

“Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Wamen yang telah hadir langsung ke Aceh Jaya,” ujar Safwandi. Ia menyebut kehadiran tersebut sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam melihat potensi daerah.

Safwandi juga mengungkapkan bahwa kawasan Mata Ie sudah lama menantikan pembangunan. Menurutnya, kunjungan ini membawa harapan baru bagi masyarakat setempat.

“Sudah lama kawasan ini tidak mendapatkan perhatian langsung seperti hari ini,” katanya. Ia berharap pembangunan kampung nelayan dapat segera terealisasi.

Lebih jauh, ia menilai pembangunan ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi masyarakat nelayan. Kawasan tersebut juga berpotensi menjadi destinasi baru di Aceh Jaya.

“Ini bukan hanya soal kampung nelayan, tetapi juga bisa menjadi destinasi daerah yang terintegrasi,” ungkapnya. Ia optimistis pembangunan pesisir akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Safwandi menambahkan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh program tersebut. Sinergi dengan pemerintah pusat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Ia juga berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat. Dengan demikian, program yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan kawasan pesisir di Aceh Jaya. Pemerintah optimistis Kampung Nelayan Mata Ie akan menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat nelayan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....