Kerja Sama Cirebon–Yangjiang Difokuskan pada Sektor Pertanian dan Perikanan

  • 23 Apr 2026 15:03 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon memperluas kerja sama “Sister City” dengan Kota Yangjiang, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok, dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian dan perikanan. Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman mengatakan perluasan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Wakil Sekretaris Komite Kota Yangjiang, Lei Yuchun, di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Selasa, 21 April 2026. “Pertukaran pengetahuan, teknologi, dan pengalaman di bidang pertanian dan perikanan akan membawa manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” ujarnya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.

Ia menjelaskan, kerja sama formal kedua daerah telah dimulai melalui penandatanganan nota kesepahaman pembentukan kota bersaudara pada 29 Desember 2023. “Semangat persahabatan bersejarah tersebut kami teruskan dan perkuat melalui kerja sama formal,” katanya.

Menurutnya hubungan Cirebon dan Tiongkok memiliki ikatan sejarah yang kuat, salah satunya melalui kisah Putri Ong Tien yang menjadi simbol jembatan peradaban antara kedua bangsa.

Selain itu, dalam dua tahun terakhir Kabupaten Cirebon mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif. Pada 2024, pertumbuhan mencapai 5,83 persen dan meningkat menjadi 6,23 persen pada 2025, yang didorong sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan. Ia juga menyebut Kabupaten Cirebon memiliki peluang besar dalam pengembangan industri karena masuk dalam kawasan industri Rebana sebagai proyek strategis nasional, yang membuka peluang investasi dan kolaborasi internasional.

Dalam perluasan kerja sama ini, kedua pihak menyepakati empat bidang utama, yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia, ekonomi dan perdagangan, pariwisata dan kebudayaan, serta perlindungan dan penelitian peninggalan budaya. “Semoga kerja sama kota bersaudara ini tidak hanya berdampak positif bagi pemerintah kedua belah pihak, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Cirebon dan Kota Yangjiang,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Komite Kota Yangjiang, Lei Yuchun, mengatakan hubungan kedua wilayah telah terjalin sejak lama melalui Jalur Sutra Maritim. “Pertemuan hari ini bukan hanya warisan persahabatan sejarah, tetapi juga awal dari kerja sama di masa depan,” katanya.

Ia menambahkan, Kota Yangjiang memiliki keunggulan di sektor energi baru, industri logam, pengolahan hasil laut, dan logistik pelabuhan yang dapat disinergikan dengan potensi Cirebon di bidang pertanian, perikanan, pelabuhan, dan manufaktur. “Kami berharap kunjungan ini menjadi titik awal baru untuk memperdalam pertukaran dan kerja sama yang semakin menghasilkan manfaat nyata bagi kedua masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....