Sudin KPKP Jakbar Siapkan Langkah Pembasmian Ikan Sapu-Sapu
- 20 Apr 2026 21:24 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat memetakan sejumlah lokasi saluran air yang diduga menjadi habitat ikan sapu-sapu di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Jakarta Barat, Aas Asih, mengatakan pemetaan dilakukan sebagai langkah awal sebelum kegiatan pembasmian ikan invasif tersebut.
“Beberapa titik sudah kami petakan, seperti di Cengkareng Drain, Kali Semongol, Sekolah Narada, dan beberapa lokasi lainnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 20 April 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan pembastian sebelumnya telah dilakukan di Kali Taman Semanan Indah (TSI) pada Jumat, 17 April 2026 lalu. Namun, untuk pelaksanaan lanjutan, pihaknya masih menunggu penjadwalan berikutnya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan. Titik-titiknya sudah ada, tinggal pelaksanaannya,” katanya.
Aas menegaskan, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang berkembang sangat cepat dan dapat mengancam keberadaan ikan lokal.
“Ikan ini berkembang cepat sehingga dapat mendesak populasi ikan lokal di perairan,” tuturnya.
Selain itu, Menurut Aas, ikan sapu-sapu juga berpotensi merusak infrastruktur saluran air karena kebiasaannya membuat lubang pada dinding turap.
“Sifatnya melubangi tembok untuk tempat berlindung, sehingga bisa merusak turap dan saluran air di wilayah Jakarta,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu, meski kerap diolah menjadi makanan seperti siomay.
Menurutnya, ikan tersebut berpotensi mengandung bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella, serta logam berat seperti timbal.
“Jika dikonsumsi terus-menerus, logam berat bisa terakumulasi dalam tubuh. Karena itu, ikan ini perlu dibasmi,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....