Efek Plastik Mahal, Pembeli Pilih Bawa Tempat Sendiri

  • 20 Apr 2026 10:24 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Perubahan kebiasaan mulai terlihat di kalangan masyarakat saat berbelanja di pasar tradisional. Banyak konsumen kini memilih membawa tas belanja sendiri atau tote bag sebagai alternatif pengganti kantong plastik.

Salah satu konsumen, Ati, mengaku mulai terbiasa menggunakan tote bag saat berbelanja. Menurutnya, selain lebih ramah lingkungan, langkah tersebut juga dapat membantu pedagang di tengah kenaikan harga plastik.

“Mending pakai kantong ini, mengurangi sampah plastik kan ya. Itu lebih baik. Selain itu sekarang plastik mahal. Karena kan untungnya juga kadang-kadang enggak banyak, kasihan,” ujar Ati saat diawawancarai RRI Purwokerto pada Senin (20/4/2026).

Di sisi lain, pedagang pasar turut merasakan perubahan perilaku tersebut. Salah satu pedagang di Pasar Wage, Dimas, mengatakan ia sangat terbantu dengan semakin banyak pembeli yang datang tanpa meminta kantong plastik.

“Sekarang banyak yang bilang tidak usah pakai kresek. Banyak juga yang sudah bawa tote bag sendiri. Memang sekarang rata-rata orang sudah terbiasa karena di minimarket juga sudah tidak pakai plastik,” ucap Dimas.

Menurut Dimas, perubahan ini tidak terlepas dari kenaikan harga kantong plastik yang cukup signifikan. Ia menyebut harga plastik saat ini mengalami lonjakan hampir dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

“Kalau mau tahu, plastik itu belinya per kilo. Dulu harga normal sekitar Rp28 ribu per kilogram, sekarang sudah mencapai Rp50 ribu per kilogram. Naiknya hampir dua kali lipat,” ucap Dimas.

Kenaikan harga tersebut turut mendorong baik pedagang maupun konsumen untuk mencari alternatif kemasan yang lebih terjangkau. Perubahan ini menunjukkan adanya pergeseran kebiasaan masyarakat menuju penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan, seiring meningkatnya kesadaran sekaligus faktor ekonomi yang memengaruhi pola belanja. (Azra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....