Kemenag Cirebon Tingkatkan Kualitas Guru TPQ, TKQ, dan MDTU Lewat Pembinaan
- 15 Apr 2026 16:23 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon menggelar pembinaan bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKQ), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) di Kecamatan Plered, Minggu 12 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola pendidikan diniyah.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kasubdit MDT dan TKQ/TPQ Direktorat Pendidikan Pesantren Kemenag RI, H. Aziz Syafiuddin, serta perwakilan Kepala Kankemenag Kabupaten Cirebon, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), H. Ahmad Kholiq.
Dalam arahannya, H. Aziz Safiudin menegaskan komitmen pemerintah melalui Kemenag RI untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di lingkungan pendidikan diniyah dan pesantren. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka akses beasiswa bagi tenaga pendidik maupun peserta didik.
“Pemerintah melalui Kemenag terus berupaya meningkatkan kualitas SDM pendidikan keagamaan, salah satunya dengan memberikan akses beasiswa yang luas bagi para ustadz dan ustadzah serta santri,” ujarnya dalam rilis yang diterima RRI Rabu 15 April 2026.
Selain peningkatan kompetensi, Kemenag juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik melalui berbagai dukungan. Di antaranya berupa insentif, bantuan operasional, serta penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran.
Pada kesempatan itu, ia juga memohon doa dan dukungan dari para ustadz dan ustadzah agar Direktorat Pendidikan Pesantren dapat segera bertransformasi menjadi Direktorat Jenderal. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk penguatan peran pendidikan diniyah dan pesantren dalam mencerdaskan kehidupan bangsa yang berakhlakul karimah.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) H. Ahmad Kholiq menyampaikan bahwa penandatanganan Peraturan Presiden terkait Direktorat Pendidikan Pesantren menjadi momentum bagi seluruh lembaga untuk terus berbenah. Ia menekankan pentingnya ketaatan terhadap sistem administrasi berbasis data.
“EMIS menjadi gerbang data bagi eksistensi lembaga, sekaligus menjadi akses utama terhadap berbagai layanan yang disediakan pemerintah. Oleh karena itu, setiap lembaga harus tertib dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan data,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga pendidikan diniyah di Kabupaten Cirebon dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat tata kelola yang lebih profesional dan akuntabel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....