Beban Kerja Tinggi dan Tuntut Kesetaraan Sebabkan Sampah Dompu Tidak Tertangani
- 08 Apr 2026 10:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Penanganan sampah rumah tangga dan pertokoan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dinilai belum optimal, terutama pada akhir pekan.
Tumpukan sampah kerap terjadi sejak Jumat hingga Minggu akibat keterbatasan layanan pengangkutan.
Seorang petugas pengangkut sampah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, persoalan tersebut tidak hanya dipicu oleh keterbatasan armada, tetapi juga faktor internal berupa kecemburuan sosial dan tingginya beban kerja di kalangan petugas.
“Sekarang beban kerja semakin berat, apalagi jumlah petugas berkurang. Ini juga memicu kecemburuan sosial di internal,” ujarnya, Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan, dari total 36 petugas pengangkut sampah, sebanyak 9 orang tidak lagi bertugas karena tidak memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, salah satunya karena faktor usia.
Berkurangnya jumlah personel tersebut berdampak langsung pada meningkatnya beban kerja petugas yang tersisa, sehingga pelayanan pengangkutan sampah menjadi tidak maksimal, terutama di akhir pekan.
Di sisi lain, para petugas pengangkut sampah yang kini telah diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu juga mulai menyuarakan tuntutan terkait hak-hak kepegawaian.
Mereka berharap mendapatkan perlakuan yang sama seperti PPPK lainnya, baik penuh waktu maupun paruh waktu.
“Sebagai ASN, kami juga berharap ada hak libur di akhir pekan, tanggal merah, dan cuti bersama seperti PPPK lainnya,” katanya.
Kondisi ini disebut turut memengaruhi ritme kerja petugas di lapangan, yang berimbas pada penanganan sampah yang tidak berjalan optimal, khususnya pada hari Sabtu dan Minggu.
Meski demikian, petugas tetap berharap ada solusi dari pemerintah daerah, baik terkait penambahan personel, pengaturan jadwal kerja, maupun pemenuhan hak-hak dasar sebagai aparatur, sehingga pelayanan kebersihan di Kabupaten Dompu dapat berjalan lebih maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....