Strategi Sumur Bor Minimalkan Dampak Kekeringan Petani
- 07 Apr 2026 16:08 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Ancaman El Nino dan musim kemarau berpotensi memicu kekeringan di lahan pertanian. Kondisi ini sulit dihindari karena merupakan gejala alam yang berulang.
Penyuluh Pertanian Kabupaten Way Kanan, Galuh Eska Mulyanto, mengatakan dampak kekeringan masih bisa diminimalkan. Caranya melalui penyediaan sumber air alternatif bagi lahan tanpa irigasi stabil.
“Untuk menghindari dampak kekeringan itu mustahil, karena itu gejala alam. Namun untuk meminimalkan, Kementerian Pertanian memberi solusi sumber air alternatif,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.
Ia menjelaskan, sumber air dapat berupa sumur dangkal maupun sumur dalam. Bentuknya bisa sumur bor, pipanisasi, atau pompanisasi sesuai kondisi lahan.
Menurutnya, penerapan bantuan menyesuaikan lingkungan dan luasan areal pertanian. Setiap pengajuan tetap mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.
Petani yang tidak terfasilitasi irigasi stabil dapat mengajukan proposal bantuan. Pengajuan dilakukan melalui penyuluh atau dinas pertanian secara berjenjang.
“Petani dapat mengajukan proposal usulan melalui dinas ataupun penyuluh. Nanti diteruskan hingga ke Kementerian Pertanian,” katanya.
Ia menegaskan, tidak semua usulan otomatis disetujui karena keterbatasan anggaran. Setiap permohonan akan melalui proses verifikasi di lapangan.
Lahan dengan kriteria luas tertentu menjadi perhatian dalam proses seleksi. Prioritas diberikan kepada lahan yang benar-benar membutuhkan sumber air alternatif.
“Yang jelas ada syarat dan ketentuan berlaku. Tidak semua pasti diberikan bantuan karena keterbatasan anggaran,” ucapnya.
Program ini, lanjut Galuh, menjadi prioritas pemerintah pusat mendukung swasembada pangan. Upaya tersebut sejalan dengan program Kementerian Pertanian saat ini.
Ia berharap petani aktif berkoordinasi dengan penyuluh setempat sebelum kemarau tiba. Langkah ini penting agar proses pengajuan berjalan sesuai prosedur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....